Kapolres Bangka Ngaku Berani Tangkap Bos Smelter Timah

Siapa pemilik dari ribuan kilogram mineral tambang itu, masih dalam penyelidikan pihak aparat kepolisian.

Kapolres Bangka Ngaku Berani Tangkap Bos Smelter Timah
IST
Tim Tipiter Polres Bangka, Selasa kembali (10/11/2015) menemukan 29 kampil pasir tiimah diduga ilegal. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Timah sitaan sebanyak 60 kampil dari Lingkungan Airkenanga, Sungailiat beberapa hari lalu, masih diamankan di gudang barang bukti Polres Bangka.

Siapa pemilik dari ribuan kilogram mineral tambang itu, masih dalam penyelidikan pihak aparat kepolisian.

"Pemilik 60 kampil pasir timah itu kami duga berisinial AK. yang bersangkautan masih kami cari," kata Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana saat ditemui Bangka Pos Group di kantornya, Jumat (13/11) pagi.

Kapolres mengatakan akan menindak semua pelanggaran perambangan dalam operasi Penertiban Tambang Ilegal (Peti), termasuk bos smelter yang melakukan pelanggaran.

Menurutnya, Operas Peti (penertiban tambang ilegal) baru berjalan beberapa hari, dan dan masih akan berlangsung kurang lebih satu pinggu ke depan.

"Operasi kan akan sampai tanggal 22 Nopember nanti," katanya.

Ia mengatakan, terus berupaya menangkap AK untuk mempertanggungjawabkan perbuatan menampung pasir timah secara ilegal.

Namun ia mengaku belum mendapat petunjuk akan mengapakan ratusan kampil timah yang kini ditampung di gudang barang bukti.

Terkait target yang dari operasi yang dilaksanakan serentak di di seluruh wilayah Bangka Belitung ini, Kapolres menyebut akan menindak semua pelanggaran pertambangan.

Termasuk pemiliki smelter, tidak hanya menangkap penambang atau kolektor kelas menengah ke bawah saja.

"Kalau misalnya kami temukan (pelanggaran bos smelter, red), ya.., kami tangkap," katanya.

Sebelumnya diberitakan, harian ini disebutkan, sejumlah kolektor timah di Kabupaten Bangka ditangkap.

Tangkapan pertama oleh Polres Bangka terjadi pada Tersangka Franky, bos asal Belinyu, berikut barang bukti 19 kampil timah.

Tangkapan kedua di Airkenanga Sungailiat, polisi menemukan 29 kampil timah, namun Tersangka pemiliknya, AK, diduga melarikan diri.

Sedangkan tangkapan ketiga terjadi di Teluk Uber Sungailiat pada Tersangka Tomi alias Alif, berikut BB 26 kampil timah. (fly)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved