Breaking News:

Bus Sekolah Mulai Beroperasi di Riau Silip

Pemkab Bangka berencana mengoperasikan satu unit bus sekolah di wilayah Kecamatan Riau Silip mulai Senin (16/11) kemarin.

bangkapos.com/dok
Puluhan pelajar daridua SMP di Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka naik pikap untuk berangkat ke sekolah, Selasa (10/11/2015). Setiap pergi dan pulang sekolah, mereka terpaksa menumpang mobil umum karena tidak ada angkutan khusus untuk siswa sekolah. 

RIAUSILIP, BN - Pemkab Bangka berencana mengoperasikan satu unit bus sekolah di wilayah Kecamatan Riau Silip mulai Senin (16/11) kemarin. Namun, hal itu ditunda hingga Selasa (17/11) hari ini.

Pasalnya, pihak kecamatan dan polsek setempat lebih dulu mensosialisasikan rencana pengoperasian bus sekolah tersebut kepada pihak-pihak terkait, di antaranya para sopir pikap yang selama ini mengantar jemput para pelajar sekolah menengah di Kecamatan Riau Silip.

Sosialisasi berlangsung di gedung pertemuan kecamatan setempat, kemarin.
Camat Riau Silip, Safaruddin mengatakan, kegiatan itu dihadiri perwakilan SMP dan SMA serta tujuh sopir pikap.

"Rencananya, bus sekolah dari Desa Cit ke Pugul baru beroperasi pada Selasa. Bus itu langsung dari pemda (pemerintah daerah)," kata Camat Riau Silip, Safaruddin.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Bangka Tarmizi H Saat ternyata cepat merespons persoalan pelajar di Riau Silip yang terpaksa duduk di atas atap pikap saat berangkat dan pulang sekolah.

Hal itu menyusul terbatasnya sarana transportasi menuju sekolah mereka.
Safaruddin menyebutkan, armada pikap tetap diperbolehkan mengangkut pelajar pascaberoperasinya bus sekolah nanti. Namun, pelajar tidak diperbolehkan lagi duduk di atas atap pikap.

"Kita tidak mungkin menutup mata pencarian mereka (sopir pikap--red). Tapi mereka tidak diperbolehkan lagi menaikkan pelajar di atas mobil," ujar Safaruddin.

Dia mengatakan, "Kita beri pengertian juga bahaya anak-anak naik di atas pikap yang melaju di jalan raya. Jangan sampai nanti kalau sudah ada kecelakaan, kita saling menyalahkan. Alhamdulillah, mereka tadi (dalam sosialisasi--red) menerima penjelasan kita."

Ditilang

Pihak Polsek Riau Silip akan membuat surat edaran mengenai larangan menaikkan pelajar di atas atap pikap. Nanti, surat edaran tersebut ditujukan kepada para sopir pikap di wilayah hukum polsek setempat.

"Jadi, para sopir meminta kami buatkan surat edaran, karena tidak seluruh sopir bisa hadir dalam sosialisasi itu. Nanti, surat edaran akan ditandatangani kapolsek dan camat," kata Kapolsek Riau Silip, AKP Syamsul Bagja.

Dalam sosialisasi kemarin, lanjut Syamsul, perwakilan sopir pikap berjanji tidak akan menaikkan pelajar di atas atap pikap lagi.

"Kalau tetap dilakukan, kami bisa ambil tindakan tegas seperti ditilang," ujarnya. (wan)

Baca berita lengkapnya di Harian Pagi Babel News, edisi Selasa, 17 November 2015.

FOLLOW Twitter @bangkapos dan LIKE Halaman Facebook: bangkapos

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved