Breaking News

Ditpolair Polda Babel Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia

Ditpolair Polda Bangka Belitung berhasil menggagalkan aksi penyelundupan ratusan pasir timah ke negara Malaysia

Ditpolair Polda Babel Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia
bangkapos.com/dok
Ilustrasi: Anggota Dit. Polair Polda Babel sedang mengecek bukti 52 kampil pasir timah.

Laporan wartawan Bangkapos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Ditpolair Polda Bangka Belitung berhasil menggagalkan aksi penyelundupan ratusan pasir timah ke negara Malaysia, Sabtu (14/11/2015) lalu.

Direktur Ditpolair Polda Bangka Belitung, Kombes Pol Lukas Gunawan melalui Kasi Gakum Ditpolair Polda Bangka Belitung, AKBP Adi Nugraha mengatakan berhasil mengamankan 1 unit kapal kayu 26 GT (gross ton) bersama seorang nahkoda kapal berinisial Na, warga Tanjung Pinang, Kepri berikut 3 (tiga) anak buah kapal (ABK),masing-masing berinisial Mu, Sa dan Ha, warga Kepri dan Medan.

"Kapal tersebut kita amankan di sekitar perairan dekat Pulau Tujuh sana lantaran kejadian penangkapan tersebut lantaran adanya kecurigaan dari kita," ujar AKBP Adi Nugraha kepada bangkapos.com, Selasa (17/11/2015) ditemui di ruang kerjanya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, ditemukan sejumlah barang bukti (BB) diantaranya bendera negara Malaysia dan sejumlah paspor. Selain itu juga ditemukan dokumen surat ijin berlayar (SIB), namun sudah tidak berlaku lagi.

"Barang bukti lainnya ditemukan pula manivest yang tertera keterangan 200 kampil pasir timah," jelas perwira berpangkat dua melati itu.

Dilanjutkannya, setelah dilakukan pemeriksaan atau berdasarkan keterangan nahkoda dan para ABK kapal tersebut berlayar dari Tanjung Pinang, Kepri hendak berlayar menuju Gudang Pasir, Malaysia.

Meski pihak Ditpolair Polda Bangka Belitung saat itu tak berhasil menemukan barang bukti berupa ratusan kampil pasir timah di dalam kapal tersebut, namun disinyalir kuat ada upaya penyelundupan yang hendak dilakukan nahkoda dan para ABK.

"Setidaknya apa yang kami lakukan adalah sebagai bentuk tindak pencegahan tindak penyelundupan pasir timah dari wilayah Bangka Belitung ini," tegasnya.

Ia menambahkan kegiatan penangkapan tindak kejahatan penyelundupan pasir timah itu dalam rangka melaksanakan kegiatan Operasi PETI yang sudah digelar sejak sepekan ini.

Baca berita lengkapnya di Harian Pagi Bangka Pos dan Babel News, edisi Rabu, 18 November 2015.

FOLLOW Twitter @bangkapos dan LIKE Halaman Facebook: bangkapos

Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved