Pemilik Carry Merah Yang Membeli BBM Ilegal Masih Misteri
Wakil Ketua DPRD Babel Dedy Yulianto mempertanyakan kasus mobil Tangki BBM 'kencing' yang disidik di Polres Bangka.
SUNGAILIAT, BN -- Wakil Ketua DPRD Babel Dedy Yulianto mempertanyakan kasus mobil Tangki bahan bakar minyak (BBM) 'kencing' yang disidik di Polres Bangka.
Siapa pemilik mobil minibus carry merah yang menerima kencingan juga belum terungkap hingga saat ini.
Wakil rakyat yang bekerja sendiri menangkap basah penyelewengan BBM tersebut menyebut tidak ada progres dalam penyidikan polisi. Namun Kabag Ops Polres Bangka, Kompol Raja Dewa membantahnya. Raja Dewa memastikan kasus ini akan sampai ke pengadilan.
"Saya mempertanyakan kinerja penyidik Polres Bangka yang sampai sekarang belum menemukan titik terang. Belum mendapatkan para pelaku yang masih dalam pencarian ini sangat disayangkan kinerha penyidik Polres Bangka," sesal Dedy saat konfrensi pers dengan wartawan, Senin (16/11) di Sungailiat.
Padahal menurutnya Polres Bangka punya bukti tertangkap tangan dengan adanya STNK mobil dan barang bukti berupa mobil carry yang disita. Namun ironisnya belum bisa membongkar kasus pencurian BBM tersebut.
Untuk itu ia minta perhatian Kapolres Bangka dan Kapolda Babel untuk mengungkap jaringan BBM bersubsidi ini.
"Jangan dilakukan pembiaran," kata Dedy.
"Kita bukan berbicara satu kali pencurian tetapi kalau dihitung ada 60 penyalur di Bangka ini satu hari mereka mengambil satu drum, sudah miliran satu bulan yang dicuri mereka."
Pasalnya ia menilai aktor lain seperti penadah BBM curian ini, pemilik mobil carry belum terungkap. Pasalnya dia menilai jaringan pencurian BBM ini tersistem dan terorganisir.
"Ini yang jadi pertanyaan ada apa dibalik ini, ada apa dibalik ini. Apakah oknum-oknum ada yang terlibat dibalik ini. Kami minta kapolda bisa menelusuri persoalan ini," harap Politisi Partai Gerindra ini.
Sementara Kabag Ops Polres Bangka Kompol Ridwan Raja mengatakan Polres Bangka akan mengusut tuntas kasus pencurian BBM tersebut.
"Kasusnya masih jalan. Kami pastikan penanganannya sampai ke pengadilan," kata Raja Dewa.
Terkait mobil carry merah yang diduga sebagai penadah, Raja Dewa mengatakan masih terus menelusuri siapa pemiliknya.
"Kami sudah lakukan pengecekan ke tempat pemilik mobil tersebut tidak ditemukan. Sedangkan supir Tangki BBM-nya tidak mau buka mulut soal siapa pemilik mobil carry tersebut," katanya.
Dia mengatakan, khusus kasus pencurian BBM, sudah sampai pada tahap pelimpahan ke Kejaksaan Negeri Sungailiat.
"Sudah tahap satu, tinggal menunggu petunjuk dari jaksa apakah dinyatakan lengkap atau masih ada petunjuk lain," ujarnya. (chy)
Baca berita lengkapnya di Harian Pagi Babel News, edisi Selasa, 17 November 2015.
FOLLOW Twitter @bangkapos dan LIKE Halaman Facebook: bangkapos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/penadah-bensin-kencingan_20151005_191129.jpg)