Wakil Gubernur Babel Datangi KPK Bawa Masalah Bandara Depati Amir

Ia meminta lembaga itu mengusut dugaan penyimpangan Instrument Landing System (ILS) Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Wakil Gubernur Babel Datangi KPK Bawa Masalah Bandara Depati Amir
kompas.com
Hidayat Arsani 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Wakil Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (24/11/2015) siang. Ia meminta lembaga itu mengusut dugaan penyimpangan Instrument Landing System (ILS) Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Ia mengaku laporan itu ia buat lakukan agar menjadi perhatian pusat. Menurutnya KPK perlu menindaklanjuti laporanya.

"Karena ini ranah pusat, saya bawa ke KPK. Agar pusat langsung menanggapi. Apakah nanti ada penyimpangan makanya kita perlu meminta bantuan KPK," kata Hidayat ketika dikonfirmasi bangkapos.com.

Dia mendapat kabar selama ini pesawat yang landing di Bandara Depati Amir diduga tanpa panduan karena ILS rusak. Dia mempertanyakan mengapa alat itu rusak.

"Apakah ada penyimpangan, makanya kita serahkan ke KPK. Kita keberatan dengan seperti ini," ujarnya.

(BACA : BANDARA BARU DEPATI AMIR PANGKALPINANG TAK KUNJUNG BEROPERASI)

Dikutip dari kompas.com, menurut Hidayat sudah beberapa tahun ILS tersebut tidak berfungsi normal. "Saya ke sini kan minta pertolongan KPK untuk menyelesaikan permasalahan. Dugaannya bahwa ada kerugian negaranya," ujar Hidayat.

Hidayat mengatakan, proyek tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 17 miliar. Ia khawatir, jika terus dibiarkan maka akan membahayakan penerbangan di sana.

"Tidak berfungsi sama sekali. Takutnya nanti suatu saat kita lihat ada terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan di penerbangan," kata dia.

Hidayat mengaku pernah menghubungi pihak Kementerian Perhubungan soal ILS di Babel yang tidak beroperasi. Namun, kata Hidayat, laporannya tidak ditindaklanjuti.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved