Bobot Bobol Konter, Sikat 70 Smartphone

Dari 70 smartphone yang dicuri baru 7 smartphone terjual. Rata-rata tiap satu unit smartphone dibandrol dengan kisaran harga Rp 500- Rp 700 ribu.

Bobot Bobol Konter, Sikat 70 Smartphone
bangkapos.com/Anthoni
Bobot mengenakan jaket merah saat diamanakan di Polres Pangkalpinang beberapa bulan silam

PANGKALPINANG, BANGKA POS -- Dedi Irawan alias Bobot (32) satu dari dua pelaku pembobol conter E-Mobile di jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Genas, Rabu (19/8) silam, mengaku belum sempat menjual seluruhnya smartphone hasil pencurian dengan otak sekaligus pelaku Rully (buron) tersebut.

"Dari 70 smartphone yang dicuri baru 7 smartphone yang terjual. Rata-rata tiap satu unit smartphone dibandrol dengan kisaran harga Rp 500- Rp 700 ribu. Dari hasil penjualan smartphone curian, saya hanya mendapat bagian Rp 120 ribu," kata Bobot pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Selasa (24/11) sore.

Sidang dipimpin ketua Majelis Hakim Rios Rahmanto, didampingi hakim anggota Rahmad Sanjaya dan Hendro Wicaksono dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Heru.

Bobot mengatakan otak pelaku pencurian conter E-Mobile adalah Rully.

Bobot pernah mengantarkan Ruli ke conter E-Mobile Rabu (19/8) sekitar pukul 23.00 WIB. Menggunakan tali dan linggis, Rully berhasil masuk ke conter.

Sementara itu Bobot pergi dan kembali lagi menjemput Rully sekitar pukul 04.30 WIB.

"Dia minta tolong diantar ke conter E-Mobile. Waktu itu sekitar jam 11 malam, saya sempat lihat dia naek pakai tali dan bawa linggis, pas dia sudah masuk saya pergi dan sekitar jam setengah lima subuh dia sms minta jemput lagi," kenang Bobot.

Dalam sidang tersebut, Jaksa menghadirkan saksi Qory Bullah anggota Buru Sergap (Buser) Polres Pangkalpinang yang turut serta dalam penangkapan Bobot.

Dalam kesaksiannya, Qory mengatakan terungkapnya kawanan pelaku pembobolan conter E-Mobile berawal saat polisi menyebar nomor imei ponsel curian ke sejumlah conter di kota Pangkalpinang.

Tak lama Andre pemilik conter E-Mobile, mendapat informasi ada seseorang menjual smartphone dengan kode imei yang sama.

Andre kemudian memberitahukan ciri-ciri pelaku kepada anggota Buru Sergap (Buser) Polres Pangkalpinang yang langsung melakukan pengembangan.

Setelah diselidiki, ciri-ciri tersebut mengarah kepada Dedi Irawan alias Bobot yang kemudian diringkus di kediamannya di Kelurahan Melintang Sabtu (22/8).

Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan barang bukti puluhan smartphone yang disembunyikan Rully (DPO), di sebuah rumah kosong tak jauh dari kediaman Bobot.

"Awalnya kami dapat info kalau ada orang yang menawarkan hp yang nomor Imei nya sama dengan conter E-mobile. Kami kemudian melakukan pengembangan dan hasilnya mengarah ke salah satu pelaku Bobot. Kami pun melakukan penangkapan. Dan Bobot pun mengakuinya," ujar Qory. (l3)

Editor: Dody
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved