Breaking News
Selasa, 7 April 2026

Anisa Menyisakan Senyum Untuk Ayahnya

Keceriaan Anisa kini pudar. Bocah perempuan 11 tahun ini hanya bisa berbaring di atas kasur tipis, di rumah orang tuanya

Editor: edwardi
bangkapos.com/dody h
Anisa, bocah perempuan usia 11 tahun ini, kini hanya bisa berbaring lemah, akibat sakit Hidrocephalus Obstruktif, yang dideritanya sebulan terakhir. 

Laporan wartawan bangkapos, dodi hendriyanto

BANGKA, BANGKAPOS.COM -- Keceriaan Anisa kini pudar. Bocah perempuan 11 tahun ini hanya bisa berbaring di atas kasur tipis, di rumah orang tuanya Jalan Depati Hamzah RT 3 Kelurahan Air Itam Pangkalpinang. Sesekali saja Ia minta duduk di atas kursi roda, yang baru dua pekan dibeli sang ayah.

Sejak satu bulan terakhir, Anisa lumpuh total. Senyum kecil Anisa saja yang masih menyisahkan kehangatan bagi Sukarto (49), ayahanda Anisa.

“Setiap kali melihat wajah Anisa, hati ini terasa perih. Sekecil ini anakku harus menghadapi cobaan Allah SWT. Hanya doalah yang bisa memberikan semangat Saya untuk berusaha mengembalikan keceriaan Anisa,” ujar Sukarto, saat mendatangi Kantor Redaksi Bangka Pos Group, Kamis (26/11).

Hasil scan kepala dari Rumah Sakit Arsani sekitar tiga minggu lalu, menyatakan Anisa positif terkena penyakit Hidrocephalus Obstruktif. Hanya saja berdasarakan hasil scan tersebut belum diketahui secara pasti apakah penyakit ini bawaan sejak lahir atau timbul karena factor lainnya.

Melihat kondisi kepala buah hati yang terus membesar tersebut, membuat Sukarto berjuang mencari cara untuk mengobati Anisa. Setelah mendapatkan hasil scan tersebut, Sukarto mencoba berobat ke RSBT Pangkalpinang.

“Menurut dokter Ferry, Anisa bisa dioperasi. Hanya saja biayanya sekitar 50 juta. Tetapi saya tidak punya uang. Oleh dr Ferry Kurniawan, dokter penyakit saraf, saya disarankan untuk berobat ke Rumah Sakit Gatot Subroto melalui tanggungan BPJS,” ujar Sukarto.

Penghasilan sebagai honorer di Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, belum mampu menyelesaikan biaya berobat Anisa. Karenanya, Sukarto berjuang mencari dana tersebut ke pihak keluarga dan para sahabatnya. Sukarto juga telah berusaha menemui Gubernur Babel Rustam Effendi, Wagub Babel Hidayat Arsani dan berusaha menemui Walikota Pangkalpinang M Irwansyah. Tetapi, kata Sukarto, hingga Kamis (26/11) ini belum ada respon.

“Mungkin mereka sedang sibuk, sehingga belum memberikan respon. Saya hanya bisa berdoa, semoga melalui berita ini, Bapak-Bapak terhormat dan para dermawan ada yang terketuk hatinya membantu pengobatan Anisa. Saya tidak tega melihat penderitaan Anisa,” ucap Sukarto.

Menindaklanjuti saran dokter, akhirnya Sukarto dengan keterbatasan dana akan berangkat membawa Anisa ke Rumah Sakit Gatot Subroto hari Minggu (29/11) ini. Uang hasil bantuan keluarga dan para sahabatnya yang tidak seberapa akan dijadikan Sukarto sebagai modal membawa buah hatinya tersebut.

“Apa yang terjadi, terjadilah. Insya Allah saya akan membawa Anisa berobat. Semoga ada jalan untuk menyembuhkan anakku ini,” harap Sukarto.

Dikisahkan Sukarto, awal penyakit Anisa ini ketika putrinya tersebut jatuh dari Pohon Seri sekitar dua tahun lalu. Saat itu Anisa sempat tidak bisa berjalan. Ketika diperiksa ke rumah sakit, hasil pemeriksaan Anisa dinyatakan mengalami urat saraf kejepit.

Setelah beberapa bulan berobat medis tidak sembuh, Sukarto membawa Anisa kepengobatan alternative. Saat berobat alternatif, kondisi Anisa berangsur pulih dan bisa kembali berjalan. Namun malang bagi Anisa, sebelum sembuh total, Ia kembali terjatuh dari sepeda. Kembali Anisa tidak bisa berjalan, dan Sukarto kembali memberikan pengobatan alternative. Kondisi Anisa pun kembali sehat dan bisa berjalan.

“Belum sembuh benar, Anisa kembali terjatuh. Ketika jatuh ketiga inilah pengobatan alternative tampaknya tidak mempan lagi. Satu bulan terkahir, tiba-tiba kepala Anisa justru membesar,” cerita Sukarto.

Kini bocah yang berhenti sekolah sejak kelas empat SD tersebut tidak bisa lagi berjalan dan bermain bersama teman-temannya. Anisa membutuhkan uluran tangan dermawan, agar rencana pengobatannya ke Jakarta bisa berjalan normal. Bagi yang memiliki kelebihan rezeki dapat mengirimkan bantuannya ke rekening Muamalat: 3710040296 atas nama Sukarto.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved