Diam-diam SKPD di Pemprov Babel Rekrut Honorer

Memang itu hak SKPD menerima honorer. Tapi penerimaannya harus transparan, sehingga didapati honorer yang benar-benar berkualitas.

Diam-diam SKPD di Pemprov Babel Rekrut Honorer
ilustrasi honorer 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bangka Belitung minta seluruh SKPD (satuan kerja perangkat daerah) transparan terkait penerimaan honorer kegiatan di SKPD bersangkutan.

Kepala BKD Babel, Tarmin AB mengatakan selama ini tenaga honorer yang direkrut terkesan terselubung dan tidak diumumkan kepada masyarakat.

"Memang itu hak SKPD menerima honorer. Tapi penerimaannya harus transparan, sehingga didapati honorer yang benar-benar berkualitas," kata Tarmin, Rabu (3/12).

BACA: Pasha Akhirnya Muncul di RCTI, Adelia Palingkan Wajah saat Perutnya Diusap

Pengumuman penerimaan honorer, menurut Tarmin dapat meminimalisir terjadinya KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme).

Disebutkan Tarmin, penilaian setiap orang berbeda-beda sehingga dibutuhkan keterbukaan.

"Jadi jangan ada kesan honorer itu milik keluarga atau orang-orang terdekat," ujarnya.

Sebagai lembaga yang mengurusi kepegawaian, pihak BKD Babel justru tidak mengetahui proses penerimaan honorer di masing-masing SKPD.

Sehingga, berimbas pada pendataan honorer di Pemprov Babel.

BACA: (VIDEO) Jokowi: Papa Minta Pulsa Diganti Papa Minta Saham

Sejauh ini, Tarmin tidak mengetahui secara pasti jumlah honorer. Padahal, dia sudah menyurati masing-masing kepala SKPD untuk merinci jumlah honorer dan menyampaikan ke BKD Babel.

"Seharusnya, kita ada data berapa banyak jumlah honorer, ini malah tidak tahu. Kita sudah surati, supaya SKPD melaporkan honorernya, tapi sampai sekarang belum ada yang melapor," katanya.

Sementara Sekda Babel, Syahruddin mengimbau kepala SKPD untuk tidak diam-diam dalam menerima honorer.

Ia minta ada keterbukaan, supaya masyarakat yang ingin mendaftar dapat ikut terlibat.

"Saya pikir tidak ada diam-diam, semoga tidak diam-diam, kawan-kawan SKPD pun jangan diam-diam. Sebenarnya istilahnya honor itu tidak ada lagi, kalau honor kegiatan tidak diumumkan. Kita menerima pengumuman tapi terbatas, tidak lewat media, dari mulut ke mulut," katanya. (L4)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved