Breaking News
Zuhri Ajukan Aspirasi Penolakan HTI ke Provinsi
Ada 20 desa yang secara resmi dan tertulis telah menyampaikan aspirasi masyarakat yakni penolakan pembangunan HTI.
Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka Barat Ustad H Zuhri M Syazali bersama 20 unsur pemerintahan desa di Kabupaten Bangka Barat, akan mengajukan pernyataan penolakan pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI) ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (3/12/2015) sore ini.
Zuhri mengatakan, dari 40 desa di Kabupaten Bangka Barat yang terkena HTI, ada 20 desa yang secara resmi dan tertulis telah menyampaikan aspirasi masyarakat yakni penolakan pembangunan HTI.
"Sehubungan dengan adanya aspirasi penolakan masyarakat terhadap pembangunan HTI oleh PT Banun Rimba Sejahtera itu, maka ajukan penolakan itu ke provinsi, untuk ditindaklanjuti ke pusat, ini aspirasi masyarakat murni dari masyarakat 20 desa di Kabupaten Bangka Barat," ujar Zuhri kepada bangkapos.com Kamis (3/12/2015).
Dikatakan Zuhri, dari 40 desa yang terinidikasi kena HTI, 20 desa sudah menyampaikan pernyataan tertulis untuk penolakan terhadap HTI, kemudian dari 20 desa lainnya (yang belum menyatakan secara tertulis untuk menolak HTI), diantaranya sudah ada yang menyampaikan penolakan secara lisan.
"Karena masyarakat sudah meminta bupati agar mengajukan penolakan terhadap HTI, maka sebagai bupati wajib melaksanakan tugasnya yakni mengajukan apa yang menjadi aspirasi masyarakat tersebut, ke provinsi dan untuk ditindaklanjuti ke kementrian terkait di pusat," jelas Zuhri.
Kabag Humas dan Protokol setda Bangka Barat Fachriansyah mengatakan, sesuai jadwal, Bupati Bangka Barat akan diterima oleh Kadin Kehutanan Pemprov Babel, sekitar pukul 14.00 WIB ini.
"Kami sudah koordinasi dengan Pak Kadin Kehutanan Pemprov Babel, Pak Nazalyus. Bahwa pertemuan untuk mengajukan penolakan HTI di provinsi berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB ini," kata Fachri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/zuhri-ke-pemprov_20151203_145738.jpg)