Kamis, 9 April 2026

Anak-anak di India Ini Diceburkan ke Kotoran Sapi

Para orangtua di desa Betul, Madhya Pradesh, menceburkan anak-anak mereka ke dalam kotoran sapi.

Editor: fitriadi
Mirror
Anak-anak diceburkan ke dalam kotoran sapi di sebuah desa di India. Tradisi ini dianggap membawa keberuntungan bagi si anak. 

BANGKAPOS.COM, MADHYA PRADESH - Meskipun dipercaya memiliki banyak nutrisi untuk menyuburkan tanaman, kotoran sapi tetaplah sesuatu yang kotor dan dianggap berbahaya bagi manusia.

Tapi apa yang terjadi di India ini mungkin akan membalikkan semua praduga kita.

Dalam sebuah ritual yang telah dilakukan secara turun-temurun, para orangtua di desa Betul, Madhya Pradesh, menceburkan anak-anak mereka ke dalam kotoran sapi.

Seperti dilansir Mirror, mereka percaya bahwa ritual ini akan melindungi anak-anak mereka dari pelbagai jenis penyakit dan membawa keberuntungan.

Biasanya, beberapa minggu sebelum ritual, warga lokal akan berbondong-bondong mengumpulkan kotoran sapi dan menumpuknya di satu tempat.

Pagi di hari H, mereka akan mengirim doa-doa khusus kepada dewa-dewa dan mulai menjeburkan anak-anak mereka di atasnya ketika senja tiba.

Tak hanya menjeburkan, mereka juga membasuh sekujur tubuh anak-anak mereka.

Tradisi yang biasanya diikuti oleh anak-anak yang berusia minimal satu tahun ini akan berakhir ketika fajar tiba atau hingga seluruh anak-anak di desa telah diceburkan.

Selain memberikan perlindungan kesehatan, warga setempat juga percaya, “kemurnian” kotoran sapi akan membawa keberuntungan bagi anak-anak mereka.

Melihat bahwa ritual ini telah dilakukan selama ratusan tahun, warga setempat sepertinya sangat mempercayai khasiatnya.

“Kotoran dan kencing sapi juga dianggap sebagai desinfektan pada masa India kuno dan digunakan untuk membersihkan rumah,” tulis sebuah artikel yang diterbitkan Quora.

Dengan demikian, sapi telah menyediakan makanan, bahan bakar, desinfektan, dan pupuk untuk orang-orang.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved