BREAKING NEWS
Tandatangan 'Save Teluk Kelabat' Akan Dikirim ke Jokowi
Aksi pengumpulan tandatangan penolakan rencana penambangan di dalam Teluk Kelabat bukan mengharapkan kompensasi kapal isap.
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: fitriadi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Aksi pengumpulan tanda tangan penolakan masyarakat Belinyu Kabupaten Bangka terhadap rencana penambangan di Teluk Kelabat bukan untuk mengharapkan kompensasi kapal isap.
"Kita muncul bukan demi kompensasi kapal isap tapi rasa cinta kita kpada teluk Kelabat. perjuangan bukan selesai hari ini. Tapi perjuangan berawal hari ini," tegas Koordinator aksi pengumpulan tanda tangan penolakan masyarakat Belinyu terhadap rencana penambangan di Teluk Kelabat, Syamsul Arifin dalam orasinya di depan rumah dinas Camat Belinyu, Sabtu (5/12/2015).
Ia mengaskan aksi penandatanganan kesepakatan penolakan masyarakat Belinyu selanjutnya akan disampaikan bukan hanya ke gubernur dan bupati, tetapi juga ke Presiden Jokowi.
"Insya allah sampai ke presiden kita. Insya allah gerakan kita hari ini akan disaksikan seluruh masyarakat indonesia. Bahwa kita ada teluk kelabat yang pada jaman belanda dijaga. Kita bukan masyarakat yang mau kompensasi. Apapun konpenasi akan kita tolak," paparnya.
Syamsul mengatakan pihaknya selama ini tidak pernah usil dengan penambngan yang dilakukan PT Timah, tetapi jangan dilakukan di Teluk Kelabat.
"Masyarakat Belinyu juga jangan mau diadu domba," kata Syamsul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tolak-kip_20151205_100327.jpg)