Bahaya Mencampur Premium dan Pertamax untuk Kendaraan Anda

Sering mencampur premium dan pertamax ternyata memiliki efek yang berisiko bagi kendaraan kita.

Bahaya Mencampur Premium dan Pertamax untuk Kendaraan Anda
Tribunnews.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Pernahkah kalian mencampur antara premium dan pertamax untuk kendaraanmu?

Hal ini mungkin terjadi karena harga premium dan pertamax di Indonesia hanya memiliki selisih harga yang sedikit.

Tapi terkadang juga harga pertamax melambung tinggi jika dibandingkan premium.

BACA: Berani Modif Kendaraan Siap-siap Kena Denda Rp 24 Juta

Hal itu tentunya membuat masyarakat menjadi sering mencoba-coba.

Ketika harga pertamax turun mereka memakai pertamax.

Sebaliknya, ketika pertamax naik lagi mereka kembali menggunakan premium.

Alasan orang main campur Premium (BBM Bersubsidi) dengan Pertamax/Pertamax Plus (BBM Non Subsidi) adalah untuk mengejar nilai oktan.

BACA: (VIDEO) Anjing Selamatkan Bayi Baru Lahir yang Dibuang Orangtuanya

Premiun Oktan 88, dicampur Pertamax Plus Oktan 95, akan menghasilkan nilai oktan 90 s/d 92. Harga lebih irit dibanding dengan Pertamax Plus. Begitu katanya.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved