Breaking News:

Jangan Mencampur Premium dan Pertamax Untuk Kendaraan Anda! Berbahaya

Malah ditemui banyak kasus ternyata beberapa masyarakat mencampur keduanya dalam satu kendaraan

Tribunnews.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Pernahkah kalian mencampur antara premium dan pertamax untuk kendaraanmu?

Hal ini mungkin terjadi karena harga premium dan pertamax di Indonesia hanya memiliki selisih harga yang sedikit.

Tapi terkadang juga harga pertamax melambung tinggi jika dibandingkan premium.

Hal itu tentunya membuat masyarakat menjadi sering mencoba-coba.

Ketika harga pertamax turun mereka memakai pertamax.

Sebaliknya, ketika pertamax naik lagi mereka kembali menggunakan premium.

Alasan orang main campur Premium (BBM Bersubsidi) dengan Pertamax/Pertamax Plus (BBM Non Subsidi) adalah untuk mengejar nilai oktan.

Premiun Oktan 88, dicampur Pertamax Plus Oktan 95, akan menghasilkan nilai oktan 90 s/d 92. Harga lebih irit dibanding dengan Pertamax Plus. Begitu katanya.

Malah ditemui banyak kasus ternyata beberapa masyarakat mencampur keduanya dalam satu kendaraan.

Padahal sering mencampur premium dan pertamax ternyata memiliki efek yang berisiko bagi kendaraan kita.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved