Mau Tahu Kerusakan Motor Anda, Bisa Terdeteksi Dari Asap Knalpot

Jangan terlalu cepat untuk menilai bahwa asap putih yang keluar merupakan bentuk kerusakan bagian ring atau seher, karena anda bisa rugi dengan biaya

Mau Tahu Kerusakan Motor Anda, Bisa Terdeteksi Dari Asap Knalpot
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Dalam beberapa kasus asap putih yang keluar dari knalpot sepeda motor sering diidentifikasikan sebagai kerusakan atau keausan pada silinder blok, seher dan ring piston. Padahal ada komponen lain yang bisa menyebabkan terjadinya "penyakit" asap ini.

Jangan terlalu cepat untuk menilai bahwa asap putih yang keluar merupakan bentuk kerusakan bagian ring atau seher, karena anda bisa rugi dengan biaya yang akan dikeluarkan. Lebih baik cek secara teliti terlebih dahulu sebelum membawanya ke bengkel.

"Asap putih yang keluar dari knalpot memang pertanda ada kebocoran di ruang mesin. Putih jadi tanda yang terbakar itu adalah bagian pelumas, tapi tidak selalu dari silinder atau bagian piston, bisa juga hanya karena sil (karet) klep yang sudah aus," ucap Slamet Pamuji dari Selta Motor saat ditemui Otomania di Condet, Jakarta Timur, Kamis (10/12/2015).

Menurutnya, cara mudah untuk mengenali adalah dengan melihat kondisi dan waktu asap putih keluar dari knalpot. Kalau asap putih keluar setiap berjalan dari mulai dihidupkan, bisa jadi menyerang pada silinder head, ring dan seher mesin. Tapi kalau hanya keluar dalam kondisi pagi atau saat mesin dingin ini menandakan bahwa sil klep sudah aus.

Bocornya sil klep memang kerap terjadi, hal ini dikarenakan masa guna kendaraan. Untuk lebih memastikanya lagi memang harus membongkar silinder head, bila pada katup klep terdapat kerak oli hal ini menandakan bahwa ada kebocoran yang dikarenakan sil sudah aus sehingga menyebabkan oli rembes hingga masuk ke ruang bakar.

"Asap tipis di pagi hari keluar karena batang klep belum memuai yang memiliki sedikit celah ke sil klep yang sudah dalam kondisi aus, saat mesin mulai panas asap tersebut berlahan akan hilang dikarenakan batang klep sudah memuai dan mulai memadati sil klep. Kondisi ini bisa dijadikan tanda sil klep harus diganti," ujar Slamet. (otomania.com)

Editor: Hendra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved