Pelabuhan Peninggalan Belanda Asyik Untuk Spot Pancing
Pelabuhan Olipier merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda yang dibangun sekitar 1925.
Penulis: Dede Suhendar | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar
BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Pelabuhan Olipier merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda yang dibangun sekitar 1925. Pada masa jayanya, pelabuhan ini merupakan tempat sandar kapal pengangkut bahan bakar minyak.
Terletak di Dusun Ban Mutor, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Beltim, kini Olipier hanya menyisakan puing serta dermaga tua. Masyarakat sekitar sering memanfaatkannya sebagai tempat memancing ikan.
Butuh keberanian sebelum angler mencapai spot mancing di ujung dermaga tersebut. Dikarenakan tiang dermaga berbentuk huruf T, hanya dihubungkan dengan sekeping papan dan seikat bambu kering.
"Awalnya sih ngeri bang, tapi lama-lama gak juga. Yakin aja kalau papan ini kuat," ujar Asep kepada posbelitung.com, Jumat (11/12/2015).
Asep menceritakan, dermaga Olieper merupakan satu diantara spot mancing di Kota Manggar. Potensi ikan cukup lumayan, seperti Menggali, Ikan Pasir serta ikan karang.
Karena lokasinya menjorok ke laut, waktu yang tepat mancing di Olepir adalah menjelang sore hari. Sedangkan umpan yang dipakai berbagai macam, mulai dari umpan tradisonal seperti udang, cumi, ikan kecil sampai umpan moderen.
"Biasanya ada beberapa ekor dapat, tapi kalau saya cuman sekedar ngisi waktu luang saja," kata Asep.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pelabuhan-olipier_20151211_174218.jpg)