Jamkrida Babel Bayar Sisa Klaim Peserta Meninggal

PT Jamkrida Bangka Belitung memberikan klaim penjaminan kepada peserta Jamkrida yang meninggal dunia.

Jamkrida Babel Bayar Sisa Klaim Peserta Meninggal
Bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Direktur Utama PT Jamkrida Babel Erlan Hadi Susanto. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA - PT Jamkrida Bangka Belitung memberikan klaim penjaminan kepada peserta Jamkrida yang meninggal dunia. Klaim ini diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bagi perusahaan yang menjalankan bisnis penjaminan keuangan harus memiliki
cadangan klaim dan cadangan umum. 

"Untuk cadangan klaim minimal 0,25 persen dari total penjaminan sedangkan cadangan umum 20 persen dari laba. Sedangkan lainnya sebagai cadangan penguatan modal," jelas Direktur Utama PT Jamkrida Babel Erlan Hadi Susanto kepada bangkapos.com, Minggu (2012/2015).

Menurut Erlan, keberadaan Jamkrida Babel tidak semata-mata profit oriented, tetapi juga sosial.

PT Jamkrida hanya dapat 1 persen pertahun dari imbal jasa penjaminan (IJP).

Sedangkan risiko Jamkrida, kata Erlan, kalau ada peserta Jamkrida yang meninggal dunia harus mengcover bila masih ada sisa kreditnya.

"Bila sisa kredit masih ada, misalnya Rp 10 juta, maka PT Jamkrida sebagai penjamin kredit yang akan membayar. Dan uang itu dari IJP," ungkap Erlan.

PT Jamkrida beberapa waktu lalu telah membayar klaim sisa kredit sebesar Rp 17 juta.

"Ahli waris tidak ada beban lagi untuk membayar sisa kredit tersebut," kata Erlan.

Penulis: agusrya
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved