Begini Cara Empat Pelaku Ini Menghabisi Nyawa Pemilik Kos

Dua pelaku tindak pidana pencurian dan kekerasan (curas) M Ridho Afriansyah alias Edo alias Pucuy (18) warga Kampung Menjelang Baru

Begini Cara Empat Pelaku Ini Menghabisi Nyawa Pemilik Kos
Bangka Pos / Riyadi
Kapolres Bangka Barat AKBP Daniel Viktor Tobing, Selasa (22/12/2015), menyampaikan press release ke wartawan, di Mapolres Bangka Barat, tentang tindak pidana curas yang mengakibatkan tewasnya Muk Lian warga Dusun VII Desa Belo Laut Jalan Raya Peltim Muntok. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dua pelaku tindak pidana pencurian dan kekerasan (curas) M Ridho Afriansyah alias Edo alias Pucuy (18) warga Kampung Menjelang Baru Kelurahan Tanjung dan Rendi Septianda alias Rengek (22) warga Kampung Teluk Rubiah Kelurahan Tanjung Kecamatan Muntok, telah ditangkap Sat Reskrim Polres Bangka Barat, Minggu (6/12) lalu.

Tindak pidana curas dua pelaku ini mengakibatkan Muk Lian (46) pemilik kos-kosan warga Dusun VII Desa Belo Laut di Jalan Raya Peltim ini tewas.

Kapolres Bangka Barat AKBP Daniel Viktor Tobing mengungkapkan, modusnya kedua pelaku, yakni berpura-pura akan nge-kos ditempat kos-kosan Muk Lian.

Setelah Edo dan Rengek masuk ke rumah kos, Rengek langsung masuk ke kamar mandi dan mematahkan pipa bak mandi, lalu memanggil korban.

Begitu korban masuk, Rengek langsung memukul tengkuk korban hingga dua kal, menggunakan balok.

Korban Muk Lian langsung terjatuh dan disambut Edo yang menghantam punggung korban menggunakan kayu balok hingga dua kali.

Melihat korban Muk Lian tak berkutik lagi, Edo masuk ke rumah korban, untuk mengambil uang Rp 960 ribu, sepeda motor Supra Fit dan HP.

Sementara Rengek mengambil sprei kasur dan kain pel, untuk membersihkan TKP, setelah itu kain sprei tersebut digunakan untuk menutup tubuh korban.

Untuk memastikan korban sudah tewas, Rengek kembali menghantam kepala bagian belakang korban.

"Usai melakukan kejahatannya, Edo dan Rengek langsung kabur dan pergi ke pantai Muntok Asin, untuk berbagi hasil kejahatannya. Rengek mendapatkan bagian berupa uang tersebut, sedangkan Edo menguasai sepeda motor dan HP korban, setelah itu keduanya pulang ke rumah masing-masing," ungkap Daniel saat menggelar press release dihadapan wartawan, Selasa (22/12/2015) di Mapolres Bangka Barat.

"Ancaman hukumannya pidana mati atau penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun," jelas Daniel didampingi Kasat Reskrim AKP M Saleh dan Kabag Ops Kompol Candra Kurnia.

Baca berita selengkapnya hanya di Harian Cetak Bangka Pos dan Babel News

Ikuti berita terkini Bangka Belitung, Nasional hingga Luar Negeri, KLIK; www.bangka.tribunnews.com 

Kunjungi Facebook: Bangka Pos, KLIK; LIKE, Khusus Twitter di @bangkapos, KLIK; FOLLOW

Penulis: riyadi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved