Arus Balik dari Palembang Diperkirakan 2 Januari

Kepadatan arus balik usai liburan sekolah dan Natal, diperkirakan berlangsung tanggal 2-3 Januari 2016 nanti.

Arus Balik dari Palembang Diperkirakan 2 Januari
bangkapos.com/riyadi
ANTRI ARUS BALIK -- Puluhan kendaraan roda empat, masih memadati areal jalur antrian di dalam areal Pelabuhan PT ASDP Indonesian Ferri Cabang Bangka di Tanjung Kalian Muntok, Rabu (22/7/2015).

MUNTOK, BANGKA POS - Kepadatan arus balik usai liburan sekolah dan Natal, diperkirakan berlangsung tanggal 2-3 Januari 2016 nanti.

Kebetulan liburan penghujung tahun 2015 bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Natal pada tanggal 24 dan 25 Desember.

"Tahun baru jatuh hari Jumat nanti. Sehingga puncak arus penumpang, kendaraan yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, diprediksi berlangsung tanggal 2 sampai 3 Januari nanti. Karena tanggal itu juga pas akhir pekan," kata Manager Usaha PT ASDP Indonesian Ferry Cabang Bangka di Pelabuhan Tanjung Kalian Agus Kartiwan, Senin (28/12).

Untuk angkutan penyeberangan dari Pelabuhan ASDP Tanjung Kalian ke Pelabuhan Tanjung Api Api Sumsel atau sebaliknya, saat ini dilayani enam unit kapal ferry.

Sedangkan dari Pelabuhan Tanjung Kalian-Pelabuhan Boom Baru Palembang atau sebaliknya menggunakan kapal cepat Sumber Bangka dan Express Bahari.

"Untuk arus penumpang, kendaraan dan barang di hari ini, dua kapal sudah penuh, tapi tetap teratasi. Arus penumpang dan kendaraan hari ini, mengalami penurunan," jelas Kartiwan.

Arus penumpang melalui Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, semula kepadatannya diperkirakan terjadi tanggal 23 Desember, karena masa liburnya tanggal 24-25 Desember.

"Ternyata kepadatan penumpang dan kendaraan justru malah terjadi tanggal 27 Desember, sehingga ASDP harus menyiapkan delapan trip pelayaran, dengan enam unit kapal ferry," kata Kartiwan.

Untuk pelayaran, Senin (28/12) arus penumpang dan kendaraan menurun, meskipun kapal siaga.

Saat terjadi kepadatan penumpang, kendaraan dan barang, maka PT ASDP memberlakukan sistem atau pola tiba berangkat.

"Kalau pelayaran dalam hari biasa normalnya hanya lima trip, tapi kemarin bisa 7-8 trip, hanya penambahan trip saja, tidak sampai menerapkan pola tiba berangkat," jelas Kartiwan.(yik)

Editor: Dody
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved