Kemasan Produk IKM di Pangkalpinang Kurang Menarik

Romli sudah banyak produk IKM yang mendapatkan bantuan dan mendapatkan bintang seperti makanan ringan kempelang, keripik cumi

Kemasan Produk IKM di Pangkalpinang Kurang Menarik
bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Disperindagkop dan UMKM Pangkalpinang, Romli Zarkasi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Kemasan hasil produksi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di kota Pangkalpinang kurang menarik sehingga kalah saing dengan produk dari luar daerah. Hal ini diakui oleh Kepala Dinas Disperindagkop Pangkalpinang, Romli Zarkasi .

"Untuk segi kualitas produk kita sudah cukup baik terbukti kita sudah mendapatkan beberapa penghargaan, hanya saja masih kurang di kemasan saja," jelas Romli Zarkasi saat acara pemberian bantuan kepada kelompok Industri Kecil Menengah (IKM), di ruang pertemuan gedung kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (30/12).

Kelompok yang mendapatkan bantuan alat sebanyak sembilan kelompok IKM yang ada di kota Pangkalpinang.

Romli Zarkasi mengungkapkan di tengah perekonomian yang semakin melambat bantuan ini diberikan dan hal ini dimaksud untuk dapat membantu mengembangkan usaha para IKM di Pangkalpinang.

"Bantuan ini diberikan untuk memajukan, mengembangkan serta melebarkan sayap usaha para pelaku IKM yang ada di Pangkalpinang, dan salah satunya upaya untuk menghadapi MEA dan pasar bebas Asia. Selain itu agar pelaku IKM dapat bersaing di kancah Asia," ungkap Romli.

Selain itu dikatakan Romli sudah banyak produk IKM yang mendapatkan bantuan dan mendapatkan bintang seperti makanan ringan kempelang, keripik cumi, kerajinan tangan kain cual, batik, olahan batu akik, kerajinan kerang.

"Produk IKM kita sudah mencapai bintang tiga, sedangkan bintang tertinggi sampai bintang lima, artinya semakin tinggi bintang semakin bagus kualitas suatu produk," ungkap Romli. (N4)

Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved