Breaking News

Kapolres Bangka Ingatkan Warga Jangan Mandi di Pantai

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana berharap musibah tenggelamnya pengunjung Pantai Rambak Sungailiat tak terulang kembali di kemudian hari.

Kapolres Bangka Ingatkan Warga Jangan Mandi di Pantai
Bangkapos.com/Fery Laskari
Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana (kiri) memantau tim evakuasi pencarian korban tenggelam di Pantai Rambak Sungailiat, Minggu (3/1/2016) pagi. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana berharap musibah tenggelamnya pengunjung Pantai Rambak Sungailiat tak terulang kembali di kemudian hari.

"Sebaiknya hati-hati, jangan mandi di pantai karena sekarang ini gelombang besar," kata Sekar Maulana ditemui bangkapos.com saat memantau evakuasi jasad korban, Minggu (3/1/2016).

Kapolres menyatakan, proses evakuasi korban Pantai Rambak Sungailiat dihentikan. Tim ditarik kembali ke posko masing-masing karena korban, Anton Wicaksono (16) sudah ditemukan.

"Proses evakuasi dihentikan karena jasad korban sudah ditemukan. Alhamdulillah, prosesnya berjalan dengan baik," kata Sekar Maulana.

Anton Wicaksono (16), remaja asal Palembang tenggelam diseret ombak saat mandi bersama keluarganya di Pantai Rambak, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Sabtu (2/1/2016) sekitar pukul 14.00 WIB.

Upaya pencarian melibatkan tim dari kepolisian, TNI, basarnas, tagana dan ormas Laskar Sekaban pada sore kejadian tidak membuahkan hasil. Ombak besar jadi penghalang tim saat melakukan pencarian.

Korban baru berhasil ditemukan pada Minggu (3/1/2016) siang dalam kondisi sudah tak bernyawa saat muncul ke permukaan air laut dekat Batu Tunggal, Pantai Rambak. Lokasi penemuan jasad korban tak jauh dari kejadian korban terseret ombak.

Penulis: ferylaskari
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved