Selasa, 7 April 2026

Baru Sehari Ditertibkan, TI Apung Sungai Ampui Beroperasi Lagi

Aktivitas TI Apung di Sungai Ampui masih beroperasi. Padahal sehari sebelumnya telah dilakukan penertiban dan tindakan tegas dengan cara dibakar

Penulis: M Zulkodri | Editor: Hendra
bangkapos.com/Alza
TI rajuk yang dibakar di kawasan Ampui, Kota Pangkalpinang, Selasa (5/1/2016). 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pasca penertiban hingga tindakan tegas dengan membakar puluhan unit TI Apung di sekitar aliran Sungai Ampui dan Pangkalarang, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang, kemarin Selasa (05/01/2015) ternyata tidak membuat sejumlah pekerja TI takut.

Pasalnya satu hari pasca penertiban, Rabu (06/01/2016), masih terlihat aktivitas penambangan timah ilegal dilokasi tersebut.

Di sela-sela pohon Bakau dan pohon Nipah yang mulai gundul, secara kasat mata, bangkapos.com masih melihat dua pron TI Apung terlihat masih beraktivitas. Deru mesin Dompeng (TI) juga masih terdengar jelas di lokasi tersebut.

Menariknya, aktivitas TI yang dilakukan oleh pekerja TI tersebut, baru berhenti, setelah ada satu orang anggota TNI datang mengunakan sepeda motor Mio.

" Hei kalian berhenti, sudah dimarahi dan ditertibkan masih juga beroperasi, malah Pak Danrem, Dandim langsung turun, masih juga beroperasi," teriak anggota TNI yang dibate namanya tertulis bernama Pandor ini.

Usai diteriaki tersebut, akhirnya aktifitas TI tersebut, berhenti, dan para pekerjanya, terlihat menarik ponton TI Apunya menjauh menuju ke Muara Pangkalbalam.

Puing-puing papan bekas ponton yang menghitam, akibat pembakaran juga terlihat berserakan, di sungai tersebut.

Suasana di lokasi tambang juga tidak seramai sebelum dilakukan operasi penertiban.

Kepala Satpol PP Kota Pangkalpinang, Abdullany melalui Kasi Trantibum Ga Fauzi ketika dikonfirmasi bangkapos.com, Rabu (06/01/2015) mengatakan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengechekan pasca penertiban yang dilakukan tim gabungan, Selasa (05/01/2016) kemarin.

"Kita akan lakukan pemantauan terus. Dan akan kita check apakah masih beraktifitas atau tidak," ujarnya.

Dikatakan, Ga Fauzi, apabila, dilokasi tersebut, masih ada aktifitas penambangan maka, pihaknya akan segera melapor kepada walikota maupun wakil walikota serta berkoordinasi dengan pihak Korem, Kodim dan kepolisian.

"Apabila masih beraktifitas, kita lapor pak wako atau pak wawako. Apa langkahnya selanjutnya kita tunggu perintah. Kita juga tetap akan berkoordinasi dengan Korem, Kodim dan kepolisian. Yang jelas kita akan terus lakukan pemantauan," ujarnya.

Wakil Walikota Pangkalpinang, Sopian ketika dikonfirmasi bangkapos.com, Rabu (06/01/2015) mengatakan pasca penertiban aktifitas TI Ilegal di kawasan sepandan Sungai Ampui tersebut, pihaknya akan mengintruksikan agar terus dipantau dan dijaga.

" Tetap kite jage, lah, tetap kita pantau terus," ujarnya singkat.(Zky)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved