Pengendara Motor Terseret 50 Meter, Pelaku Tabrak Lari Berpakaian PNS
Pemilik mobil honda jazz bernomor polisi BH 1898 HP melarikan diri setelah menabrak sepeda motor jenis honda scoopy
BANGKAPOS.COM, JAMBI - Pemilik mobil honda jazz bernomor polisi BH 1898 HP melarikan diri setelah menabrak sepeda motor jenis honda scoopy warna pink beropol BH 4232 YV, di Depan SPBU Nusa Indah, Jambi, Selasa (5/1).
Pengendara motor, Fitri (22) tahun harus dilarikan ke RS Mayang Medical Center (MMC) karena mengalami luka parah di wajah dan kaki. Ia sempat diseret mobil itu hingga sekira 50 meter.
Berdasarkan penuturan saksi mata, Wahyu Hidayat, korban datang dari arah Kampus STIE Muhammadiah, Nusa Indah, hendak belok ke kiri. Tiba-tiba mobil jazz tersebut datang dari arah yang sama dengan kecepatan tinggi, lalu menabrak sepeda motor korban hingga terpental.
"Korban terseret di bawah kolong mobil itu hingga 50 meter, dari depan kampus hingga ke depan SPBU ini," ujar Wahyu
Ia melanjutkan, sopir nahas yang berpakaian dinas lengkap PNS sudah turun dari mobil menolong korban dan hendak membawa ke dalam mobil. Namun karena melihat warga beramai-ramai mau menghampirinya, malah masuk ke dalam mobil lagi untuk melarikan diri.
"Dia takut digebukin massa makanya kabur. Saat kabur itu malah numbur mobil angkot. Lalu dia ninggalin mobil itu dan naik mobil kijang, nggak tahu itu mobil siapa," lanjutnya.
Tak lama kemudian, polisi datang ke TKP untuk mengamankan lokasi dan membawa mobil tersebut ke unit lakalantas.
"Korban masih sadarkan diri, tapi lukanya cukup parah dan langsung dilarikan ke RS MMC. Motornya diamankan di kampus STIE Muhammadiah itu," jelas Wahyu.
Sementara itu, korban bernama Fitri (22) warga Ibrahim yang merupakan Mahasiswi STIE Muhammadiah mengalami luka parah di bagian wajah, dan tangan kanan terkilir.
"Saya itu tadinya mau belok ke kiri arah Karya Maju, sudah hidupin lampu sein, tiba-tiba mobil itu nabrak dari belakang. Saya terseret sampai masuk ke dalam kolong mobil, nggak tahu lagi apa rasanya. Semuanya sakit, badan lemas," ujarnya di saat dirawat di RS MMC. (tribun jambi)