Pekerja TI Pantai Batu Ampar Berhenti Mendadak Didatangi Polisi
Puluhan pekerja tambang inkonvensional (TI) di sekitar Pantai Batuampar Merawang Bangka dikumpulkan.
BANGKAPOS.COM, SUNGAILIAT -- Puluhan pekerja tambang inkonvensional (TI) di sekitar Pantai Batuampar Merawang Bangka dikumpulkan. Mereka diberikan sosialisasi sekaligus teguran oleh Jajaran Satpolair Polres Bangka, Kamis (7/1) kemarin.
Sedikitnya aktifitas 30 pekerja TI di kawasan ini berhenti mendadak ketika mereka melihat petugas Satpolair Polres Bangka berseragam lengkap datang.
Namun rasa khawatir mereka sirna, karena polisi datang bukan untuk menyita peralatan tambang, melainkan karena tujuan lain.
"Karena kita datang ke Batuambar untuk melaksanakan kegiatan sosilaiasi kepada para penambang disana," kata Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kasat Polair AKP Nizamli kepada harian ini, Kamis (7/1).
Kasat mengakui penambangan timah ilegal masih ditemukan di Batuampar. Namun polisi tak mau langsung bertindak arogan melakukan penyitaaan, melainkan tindakan persuasif lebih dulu.
"Kita imbau dulu penambang di Baruampar supaya berhenti menambang. Kalau nanti masih membandel, baru akan kita ambil tindakan tegas," kata kasat.
Dia menyebutkan, tak hanya di Batuampar, namun tempat lain yang marak TI, akan dilakukan gerakan serupa. Kegiatan itu meupakan bagian dari operasi Satpolair di lapangan. (fly)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ti-apung-di-sungai-ampui_20160106_140353.jpg)