Kamis, 9 April 2026

PLN Akan Mendata 4 Juta Pelanggan Rumah Tangga Miskin

Tercatat mulai Senin (18/1/2016) ini, secara bertahap pihak PT PLN akan mendata 4 juta pelanggan rumah tangga miskin

Editor: Hendra

Laporan wartawan Bangkapos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Tercatat mulai Senin (18/1/2016) ini, secara bertahap pihak PT PLN akan mendata 4 juta pelanggan rumah tangga miskin dan rentan yang menggunakan daya 900 VA, yang merupakan penugasan dari Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Pendataan ini dilakukan dengan mencocokkan data pelanggan dengan data rumah tangga pada Basis Data Terpadu (BDT). BDT adalah basis data yang dikelola oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), yang berisi data 40% rumah tangga dengan kesejahteraan sosial ekonomi terendah di Indonesia.

"Data yang diserahkan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan kepada PLN pada pertengahan Desember 2015 tersebut belum memiliki Nomor Identitas Pelanggan (IDPEL). Untuk itu, perlu dilakukan pencocokkan dengan data pelanggan, khususnya pelanggan dengan daya 900 VA," kata Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun melalui Humas PLN Wilayah Bangka Belitung, Agus Yuswanta Pratama Putra seperti rilis yang dikirim kepada bangkapos.com, Senin (18/1/2016) sore.

Hal ini ditujukan agar subsidi listrik yang diberikan Pemerintah tepat sasaran, yaitu untuk rumah tangga miskin dan rentan.

"Mulai hari ini sampai pertengahan Maret 2016, tugas kita adalah mendata pelanggan yang benar-benar kurang mampu berdasarkan data BDT yang dikelola oleh TNP2K. Kita temukan IDPEL untuk Rumah Tangga Sasaran (RTS) tersebut. Pendataan ini dilakukan untuk memastikan bahwa rumah tangga penerima subsidi adalah yang benar-benar berhak," jelas Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun.

Untuk melakukan penugasan tersebut, PLN melakukan koordinasi yang solid dengan unit-unit PLN di seluruh Indonesia dan jajaran pemerintah dari tingkat pusat sampai tingkat daerah. Proses pencocokkan data dimulai dengan pemilahan data rumah tangga kurang mampu per Provinsi, per Kabupaten, per Kecamatan, per Kelurahan/Desa, sesuai unit Wilayah/Distribusi PLN hingga ke Rayon. Pendataan hanya akan dilakukan oleh pegawai PLN yang membawa surat tugas dari PLN Pusat.

Pemilahan data tahap awal dilakukanberbasis Web Based – Intranet dengan menggunakan aplikasi yang memuat semua data elektronis rumah tangga kurang mampu berdasarkan Selanjutnya, PLN akan melakukan pendataan langsung ke rumah-rumah pelanggan untuk mengetahui IDPEL.

Untuk diketahui, saat ini Pemerintah berupaya menerapkan pemberian subsidi listrik tepat sasaran, yaitu hanya bagi rumah tangga miskin dan rentan.

Oleh karena itu, Pemerintah menugaskan PLN untuk memastikan data pelanggan rumah tangga golongan tarif R1/450 VA dan R1/900 VA adalah rumah tangga yang benar-benar berhak disubsidi sesuai data BDT.

Pada 2016, perbaikan data pelanggan tarif bersubsidi diprioritaskan pada pelanggan dengan daya 900 VA.

Untuk wilayah Bangka Belitung, PLN Babel akan melakukan pencocokan terhadap sekitar 31.751 RTS pelanggan yang terdiri atas Kab. Bangka 6511 RTS, Kab. Belitung 4.638 RTS, Kab. Bangka Barat 5.033 RTS, Kab. Bangka Tengah 5.442 RTS, Kab. Bangka Selatan 3.689, Kab. Belitung Timur 3.142 RTS, Kota Pangkalpinang 4.678 RTS. (rap)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved