TI Ilegal di Sungai Ampui Bandel, Polisi Kembali Lakukan Teguran

Polsek Taman Sari Pangkalpinang kembali menegur para pekerja yang melakukan aktifitas pertambangan Tambang Inkonvensional (TI) di wilayah Ampui

TI Ilegal di Sungai Ampui Bandel, Polisi Kembali Lakukan Teguran
bangkapos.com/Alza
TI rajuk yang dibakar di kawasan Ampui, Kota Pangkalpinang, Selasa (5/1/2016). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ajie Gusti Prabowo

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepolisian wilayah Polsek Taman Sari Pangkalpinang kembali menegur para pekerja yang melakukan aktifitas pertambangan Tambang Inkonvensional (TI) di wilayah Ampui Pangkalpinang, Senin (18/1/2016).‎

Bahkan peringatan keras diberikan lagi, setelah sekitar seminggu yang lalu aparat gabungan melakukan pembakaran terhadap ponton TI rajuk di wilayah tersebut akibat maraknya pertambangan itu.

"Kita sampaikan himbauan dan peringatan keras terhadap aktifitas kembali TI ilegal di Sungai Ampui yang masih membandel," ungkap Kapolsek Taman Sari, Kompol Nur Samsi mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Heru Budi P.

Ia menjelaskan, bahwa padahal sebelumnya telah dilakukan berulang kali upaya penertiban, bahkan hingga bentuk penegakan hukumnya.

"Kurang lebih ada sekitar 15 ponton yang beroperasi di sungai Ampui tersebut, jadi karena kembali marak maka, kita suruh mundur karena telah diberikan peringatan beberapa kali sebelumnya," tegasnya.(*)‎

Baca berita selengkapnya hanya di Harian Cetak Bangka Pos dan Babel News

Ikuti terus berita terkini, hanya di www.bangka.tribunnews.com 

Penulis: Ajie Gusti Prabowo
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved