Breaking News:

Kusrin, Jebolan SD yang Jago Merakit Televisi Kini Punya SNI

Dengan modal yang dikumpulkan selama 4 tahun menjadi tukang servis, Kusrin mulai menggeluti bisnis perakitan televisi.

Editor: fitriadi
Rd. Ramanda Jahansyahtono
Perakit televisi asal Karanganyar, Jawa Tengah, Muhammad Kusrin saat menerima sertifikat SNI di Jakarta, Selasa (9/1/2016). 

BANGKAPOS.COM, KARANGANYAR - Tahun 2009 lalu Muhammad Kusrin (41), warga Karanganyar, Jawa Tengah, masih bekerja sebagai tukang bangunan.

Hingga ketika dia bekerja di Jakarta, dia iseng untuk membeli radio rusak seharga Rp 80.000 di Pasar Jatinegara yang berhasil dia perbaiki dan dia jual kembali dengan harga Rp 200.000.

"Uang itu, saya beliin pesawat FM jarak jauh untuk komunikasi dengan temen tukang servis. Lalu saya belajar sama mereka," ujar Kusrin saat menerima sertifikat SNI produk televisi rakitannya di Kementerian Perindustrian, Selasa (16/1/2016).

Dari relasinya itulah Kusrin belajar banyak soal TV dan elektronik. Bahkan bersama beberapa temannya mereka membuat jasa servis elektronik sendiri sekitar 4 tahun.

"Terus ada teman nunjukin bikin TV ternyata dari tabung komputer bekas. Waktu itu belum sempurna cuma diambil tabungnya, untuk lainnya masih pake alat TV," ujar Kusrin.

Dari situ ide merakit televisi sendiri muncul. Setelah mempunyai modal yang cukup, pada tahun 2011 dia mulai merintis usaha merakit televisinya.

Dengan modal yang dikumpulkan selama 4 tahun menjadi tukang servis, Kusrin mulai menggeluti bisnis perakitan televisi.

"Bukan dari pinjaman. Dulu saya kerja jadi teknisi 4 tahun," tegas dia.

Ketika awal merintis, dia dan tiga orang karyawannya mampu merakit 30 hingga 40 televisi per hari. Televisi yang dia produksi merupakan TV tabung berukuran 15 inci hingga 17 inci.

Televisi itu, dia jual dengan kisaran harga sebesar Rp 300.000 - Rp 400.000. Usahanya terus berkembang, hingga tahun 2015 dia sudah mempekerjakan 32 karyawan dan dapat memproduksi hingga 150 unit TV per hari.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved