Anak Karyawan Pertamina Tanam Ganja

Kita tidak tau di sana ditanam ganja, karena jauh dari pengawasan kita

Anak Karyawan Pertamina Tanam Ganja
shutterstock
Ilustrasi : Daun ganja.

BANGKAPOS.COM, PRABUMULIH - Asset 2 Government Publik & Relations Assistant Manager, M Gustaf Akib didampingi Asisten Manager Legal & Formalitis, Himawan Djatmiko membenarkan jika dua pohon ganja setinggi 2,60 meter dan empat batang umur tiga minggu diamankan dari lahan milik PT Pertamina EP.

"Memang benar di lahan kita tapi di luar komplek, lahan itu kosong dulunya dan didirikan bangunan-bangunan oleh warga. Kita tidak tau di sana ditanam ganja, karena jauh dari pengawasan kita," ungkap Gustaf Akib kepada wartawan, Kamis (21/1).

Sebelumnya, Satreskrim Polres Prabumulih berhasil mengamankan dua pohon ganja siap panen setinggi 2,60 meter dan 4 didalam polibek umur tiga minggu serta beberapa bibit di dalam polibek lainnya.

Tidak hanya mengamankan ganja, petugas juga mengamankan pelaku penanam ganja yakni Jefriandi (46). Bibit ganja itu ditanam di belakang rumah pelaku yang merupakan lahan milik PT Pertamina EP tepatnya di kawasan Pasar Baru Komperta Kelurahan Mutang Tapus Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih

Menurut Gustaf, pelaku yang menempati lahan tersebut dulunya adalah karyawan pertamina, namun lantaran telah wafat maka kemudian ditunggu oleh anaknya yang beberapa hari lalu diringkus polisi menanam ganja.

"Jadi untuk pelaku sendiri mulai menempati lokasi kita itu sejak 2012, itu memang lahan kita dan sekarang sudah didirikan bangunan sekitar 100 kepala keluarga. Dulu sempat akan ditertibkan tapi ada perlawanan warga agar tidak dilakukan, hingga akhirnya tidak jadi ditertibkan," katanya.

Gustaf menuturkan, lahan yang ditunggu warga itu lepas dari pengawasan pihaknya lantaran berada di luar komplek dan memiliki akses jalan yang strategis, sehingga menyulitkan pihaknya mengawasi apa-apa yang dilakukan masyarakat di lahan milk perusahaan tersebut.

"Petugas kita hanya mengawasi di dalam komplek dari gangguan-gangguan karena ini objek vital negara, mengamankan dari pencurian dan dari hal-hal mengganggu lainnya seperti sekarang gerbang belakang kita tutup untuk kendaraan tapi hanya pejalan kaki," katanya seraya mengatakan jika pihaknya tau ada tanaman ganja pasti langsung menertibkan.

Kapolres Prabumulih, AKBP Arif Adiharsa SIK MTCP melalui Kasat Reskrim, AKP Bagus Adi Suranto didampingi KBO Reskrim, Ipda Septi menuturkan, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Satnarkoba.

Menurutnya, atas kasus itu tentu akan terus dikembangkan dan petugas akan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku pemilik dua batang ganja dan beberapa bibit ganja di polibek yang diamankan Selasa kemarin itu.

"Kasus telah dilimpahkan ke Satnarkoba, tentu petugas akan terus lakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus ini," tegas kapolres. (Tribun Sumsel)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved