Teman Banyak Tewas, Penambang TI Apung Tak Jera

Tewasnya penyelam tambang inkonvensional (TI) apung di kawasan Pantai Rebo, Sungailiat tak membuat jera para penambang.

Teman Banyak Tewas, Penambang TI Apung Tak Jera
Bangka Pos / Deddy Marjaya
7 unit TI apung tampak beroperasi di depan Pantai Rebo Sungailiat 

SUNGAILIAT, BANGKA POS - Tewasnya penyelam tambang inkonvensional (TI) apung di kawasan Pantai Rebo, Sungailiat tak membuat jera para penambang.

Bahkan ponton-ponton di kawasan tersebut semakin bertambah.

Sepertinya para penambang tak takut dirazia oleh aparat. Padahal, sudah beberapa kali aktivitas TI apung tersebut ditertibkan petugas.

"Kemarin waktu ada yang tewas, ada 6 unit TI apung di Pantai tikus kalau sekarang menambah lagi tujuh unit di depan Pantai Rebo," ujar Iwan, salah seorang warga Kamis (21/1) sore.

Seperti diketahui, Sundra (31) warga Dusun Rambak yang bekerja sebagai penyelam TI apung tewas beberapa hari lalu.

Atas kejadian tersebut Polres Bangka menetapkan Musirin alias Buton yang mengaku sebagai pengelola tambang sebagai tersangka.

Buton dianggap lalai dan bertanggung jawab atas tewasnya pekerja TI tersebut.

Pantauan di lokasi TI apung, tempat tewasnya Sundra tepatnya di perairan Pantai Tikus (belakang kebon mangga) terlihat tersisa satu unit TI apung.

Namun saat diteliti di balik bebatuan, ada 5 unit TI apung di sana.

Sedangkan di kawasan Pantai Rebo yang tak jauh dari Pantai Tikus terlihat ada 7 unit TI apung.

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana berjanji akan mengecek langsung informasi tersebut.

Pihaknya juga tak segan-segan mengambil tindakan tegas. Ini akan dilakukan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya.

Sehingga penertiban bisa berjalan dengan efektif.

"Tentu kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Kita akan ambil tindakan tegas jika masih ada yang beroperasi di sana," tegas Sekar Maulana.(Die)

Editor: Dody
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved