Rabu, 15 April 2026

Golkar Kubu Ical Gelar Rampinas, Agung Laksono Tak Mau Hadir

Partai Golkar hasil Munas Bali bakal menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), Sabtu (23/1/2016) ini .

Editor: fitriadi
KOMPAS.com/SRI LESTARI
Aburizal Bakri saat acara Musyawarah Besar Luar Biasa Kosgoro 1957 di Denpasar Bali. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA – Partai Golkar hasil Munas Bali bakal menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Sabtu (23/1/2016) ini .

Ketua Organizing Commite Bambang Soesatyo mengatakan, sekitar 2.000 kader Partai Golkar dari DPD tingkat I seluruh Indonesia akan hadir.
"Mereka diantaranya Ketua DPD plus sekretaris dan tujuh utusan. Tapi perhitungan kami meleset. Peserta membludak, DPD tingkat E juga hadir mengikuti," kata Bambang Soesatyo dalam konferensi pers di JCC Senayan, Jumat (21/1/2016) malam.

Menurutnya, selain DPD, Rapimnas ini juga akan diikuti seluruh pimpinan organisasi sayap Partai Golkar seperti AMPI, MKGR, Soksi, AMPG dan Kosgoro.

"Apa yang sudah kami siapkan mudah-mudahan jadi ajang rekonsiliasi persatuan dari semua pihak," katanya.

Ketua Komisi III DPR RI yang baru diangkat tersebut mengatakan, pihaknya juga melakukan sejumlah persiapan luar biasa. Rapimnas kali ini juga diklaim berlangsung meriah, selain menghadirkan kader partai beringin, artis Ibu Kota dan sejumlah ketua umum partai politik bakal hadir.

"Kami juga berharap ketum partai dan beberapa diantaranya sudah diundang, dan juga sudah konfirmasi untuk hadir," kata Bambang.

Sementara itu Ketua Umum Golkar versi Munas Ancol, Agung Laksono, memastikan tidak menghadiri Rapat Pimpinan Nasional Golkar yang digelar kubu Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie.

Agung berlasan karena Ketua Tim Transisi Golkar, Jusuf Kalla, tidak memintanya hadir dalam rapimnas yang akan digelar di Jakarta Convention Centre itu.

"Saya enggak tahu yang lain. Tapi tidak ada permintaan dari Pak JK untuk hadir," kata Agung usai mengikuti rapat Tim Transisi di kediaman JK, Jakarta, Jumat (22/1/2016) malam.

Dalam pertemuan tadi, JK meminta semua kader membantu penyelesaian secara demokratis, bermartabat dan adil, dualisme kepengurusan melalui musyawarah nasional bukan rapimnas.

Mantan Menkokesra itu mengungkapkan rapat perdana yang digelar di rumah JK belum mengarah kepada persiapan munas dan akan dilanjutkan pekan depan.

Ia menilai rapimnas besok tak mempengaruhi agenda tim transisi, tapi JK berharap agar rapimnas nanti menghasilkan keputusan berupa penyelenggaraan munas.

"Ini kan baru awal pertemuan, baru tahap brain storming, mendengarkan. Nanti akan dilanjutkan lagi minggu depan," sambung Agung.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved