Didit Srigusjaya: Anggota Dewan Jangan Doyan DL

Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengungkapkan penilaian uang saku DL anggota dewan besar atau kecil sangat relatif, tidak sama setiap indvidu

Didit Srigusjaya: Anggota Dewan Jangan Doyan DL
dok. bangkapos.com
Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya 

* Didit: Jangan Ada Tiket Fiktif
* Syamsuhardi Sebut Banyak DL ke Jakarta

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Babel Rustam Effendi mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Babel Nomor 63 Tahun 2015 tentang perjalanan dinas di lingkungan Pemprov Babel dan SK Gubernur Nomor 188.44/1334/DPPKAD/2015 tentang penetapan standar satuan biaya perjalanan dinas di lingkungan Pemprov Babel.

Berdasarkan ketentuan itu, tidak hanya PNS yang merasakan kenaikan drastis uang saku dinas luar (DL) bila dibandingkan tahun 2015 lalu.

Anggota dan pimpinan DPRD Babel juga kecipratan kenaikan tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengungkapkan penilaian uang saku DL anggota dewan besar atau kecil sangat relatif, tidak sama setiap indvidu.

"Sesui tidak sesuai uang harian itu tergantung siapa yang menilai, yang jelas hal itu merupakan kewenangan daerah masing-masing," kata Didit, Senin (25/1) kemarin.

Didit menekankan, kenaikan uang harian DL, anggota dewan harus memberikan kontribusi bagi daerah. Ia menyebutkan anggaran itu untuk membantu kinerja wakil rakyat.

"Tolong, apa yang sudah diberikan oleh Pemprov Babel harus jelas kontribusinya. Ini anggaran kinerja, untuk rakyat. Untuk uang hotel itu ada aturannya, sekian persen, artinya uang hotel itu jika dipakai pun ada pertanggungjawabannya dan tiket jangan ada fiktif tahun 2016, jadi harus dilampirkan foto kunjungan kegiatan," jelasnya.

Mengenai, jadwal anggota dewan hanya tujuh hari di kantor, Didit menyebutkan jadwal DL akan dipersingkat. Menurutnya, jika kunjungan tersebut tidak bermanfaat, perjalanan dinas tidak perlu dilakukan.

"Kami akan akan efisiensikan jadwal kunjungan kerja, jika tidak bermanfaat maka jangan dilakukan. Kita akan kuatkan sektor pengawasan, karena ini yang kurang maskmimal," ujar Didit.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved