Jumat, 24 April 2026

Polisi Diminta Pantau Penyaluran Dana Kompensasi KIP ke Nelayan

Gustari menilai selama disinyalir jika bantuan dana kompensasi yang disalurkan kelompok panitia KIP kepada nelayan rentan penyelewengan

Editor: edwardi

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Persoalan penyaluran dana kompensasi dari hasil kegiatan penambangan laut menggunakan kapal isap produksi (KIP) di perairan Pulau Bangka, pihak kepolisian di daerah diminta dapat memantau penyaluran dana kompensasi yang diberikan kepada masyarakat nelayan tersebut.

"Alasannya karena masalah penyaluran kompensasi ini sangat rawan sekali. Sebab ini berbentuk uang tunai yang dibayarkan langsung kepada nelayan. Beda halnya jika kompensasi disalurkan dalam program CSR itu biasanya program non uang tunai," kata Gustari yang mengaku selaku ketua tim relawan pemantau CSR perusahaan swasta/BUMN di Bangka, Senin (25/1/2016) malam.

Gustari menilai selama disinyalir jika bantuan dana kompensasi yang disalurkan kelompok panitia KIP kepada masyarakat nelayan di Bangka diduganya rentan penyelewengan.

"Nah ini yang musti diwaspadai. Sebab jika tidak justru nantinya akan menimbulkan polemik baru lagi di kalangan masyarakat nelayan," tegasnya.

Ia pun sempat menyinggug seputar organisasi atau kelompok tertentu yang mengatasnamakan masyarakat nelayan, namun diketahuinya justru segelintir oknum malah memanfaatkan maraknya aktifitas pertambangan laut di Bangka semata-mata hanya untuk kepentingan pribadi.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved