Satpol PP Bateng Amankan 5 Penambang Timah Ilegal

Satpol PP Bangka Tengah mengamankan satu unit mesin TI penambang timah di Desa Katis, Simpang Katis akibat mencemari kolong PAM

Satpol PP Bateng Amankan 5 Penambang Timah Ilegal
dok. bangkapos.com
Jajaran Polsek Simpang Katis bersama Satpol PP Kecamatan Simpang Katis, dipimpin Kapolsek Simpang Katis, Iptu Alam Bawono ketika menertibkan aktivitas TI di Desa Sungkap Kecamatan Simpangkatis, Senin (09/03/2015).

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Satpol PP Bangka Tengah mengamankan satu unit mesin TI penambang timah di Desa Katis, Simpang Katis akibat mencemari kolong PAM, Senin (25/1).

Kasatpol PP Linmas Bateng, Zulpadli didamping Kasi Tibum Tramas, Muji Santoso mengatakan operasi penertiban tersebut merupakan langkah yang harus diambilnya karena sebelumnya sudah melakukan sosialisasi persuasif terlebih dulu.

"Sebelumnya kami sudah menghimbau dan beri teguran bahkan peringatan kepada mereka agar tidak beraktivitas di sekitar kolong PAM, tapi itu semua tidak diindahkan mereka," ungkapnya.

Pihaknya juga sudah mengangkat beberapa mesin dari peringatan sebelumnya, bahkan beberapa penambang diminta menghentikan aktivitasnya.

"Sosialisasi sebelumnya ada yang stop tapi masih ada juga yang ngeyel, jadi kami ambil langkah tegas dengan mengerahkan satu pleton anggota untuk menertibkannya," kata Zulpandi.

Dari aktivitas tambang tersebut, kolong PAM Desa Katis menjadi tercemar akibat limbah buangannya. Oleh karena itu Satpol PP Linmas Bateng akan membina lima orang penambang yang tertangkap tangan tersebut.

"Lima orang tersebut Yadi, Geng, Uding, Tomi dan Kipli. Selain itu kami juga mengamankan satu unit mesin TI berupa mesin robin, satu mesin pompa tanah, selang sepira dan dua cangkul yang dibeli mereka secara patungan," tambahnya.

Ia menegaskan aktivitas TI tersebut melanggar Perda Kabupaten Bangka Tengah nomor 39 tahun 2011 tentang pengelolaan pertambangan mineral dan Perda Kabupaten Bangka Tengah nomor 46 tahun 2011 tentang ketertiban umum. (N9)

Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved