Alkar : TI Aik Ranggong Sudah Pernah Ditertibkan

Penertiban itu dilakukan, menyusul adanya laporan Pemerintah Desa (Pemdes) Air Saga sekitar lima bulan lalu.

Alkar : TI Aik Ranggong Sudah Pernah Ditertibkan
bangkapos.com/dok
Kasat Pol PP Pemkab Belitung, Alkar. 

Laporan wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Belitung, Alkar menegaskan, aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) di Air Ranggong RT 27/12, Dusun Air Serkuk, Desa Air Saga, Tanjungpandan ternyata sudah pernah dilakukan penertiban.

Penertiban itu dilakukan, menyusul adanya laporan Pemerintah Desa (Pemdes) Air Saga sekitar lima bulan lalu.

"Itu sudah pernah ditindaklanjuti bersama Kepolisian, Polisi Militer (PM) dan Dinas Pertambangan waktu itu. Itu memang tidak punya IUP (Izin Usaha Pertambangan)," kata Alkar, Senin (1/2/2016).

Sebelumnya, Gundukan bukit kecil, kini telah menumpuk dibeberapa dataran tanah luas berada di Aik Ranggong, RT 27/12 Dusun Air Serkuk, Desa Air Saga. Tumpukan tanah kecil itu muncul, dari kerukan galian tanah aktivitas Tambang Inkovensional (TI).

Aktivitas pertambangan TI ini, dinilai skala besar dan telah membabat kawasan hutan Bakau atau Mangrove. Pasalnya diseputaran kawasan lokasi tambang yang telah membentuk empat buah lobang besar itu, terdapat empat unit alat berat berwarna kuning dan orange.

Empat alat berat tersebut, sebagian masih terus beroperasi mengeruk bagian tanah yang berada didalam lobang. Luasan kawasan pertambangan ini, diperkirakan dua hektar lebih dan hingga kini aktivitas pertambangan diduga ilegal itu masih terus berjalan.

Terdapat tiga orang pengusaha tambang mengeruh timah dilokasi hutan bakau tersebut. Dari tiga orang itu, terdapat dua orang pengusaha telah beraktivitas sekitar enam bulan belakang. Sedangkan satu pengusaha lainnya, hingga Sabtu (30/1) baru merencanakan kegiatan aktivitas tambang.

Dua pengusaha tersebut yaitu berinisial AK dan AI, sedangkan satu pengusaha lainnya yaitu HN. HN merupakan kakak kandung seorang pejabat legislatif di negeri laskar pelangi.

"Pakai alat semua disini. Sudah lumayan juga buka disini, aku saja kerja dilokasi ini sudah dua bulan, ada mungkin enam bulan sudah jalan," ucap lelaki berpakaian kemeja putih kotak-kotak, ketika dijumpai Posbelitung.com, Sabtu (30/1/2016).

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved