Eks Gafatar Pangkalpinang Ajukan Tiga Syarat ke Pemkot
Satu keluarga eks Gafatar asal Pangkalpinang berjumlah tujuh orang telah tiba di ibu kota provinsi Babel
BANGKAPOS.COM, PANGKALPINANG -- Satu keluarga eks Gafatar asal Pangkalpinang berjumlah tujuh orang telah tiba di ibu kota provinsi Babel, Sabtu (6/2) malam.
Mereka dipulangkan setelah sebelumnya ditampung sementara di Jakarta.
Namun kepulangan mereka bukan atas keinginan sendiri. Ada syarat mereka ajukan sebelum bersedia pulang ke Pangkalpinang.
Adapun tiga syarat tersebut, meliputi keamanan mereka, kesediaan sandang dan pangan dan tidak bersedia dikembalikan ke tengah-tengah masyarakat dan hanya bersedia ditransmigrasi atau dikembalikan asset-asset mereka.
Kepala Dinsosnaker Pangkalpinang, Mikron Antariksa kepada Bangka Pos Group mengatakan sanggup memenuhi poin satu dan dua.
Namun untuk poin terakhir, tidak bersedia dikembalikan ke tengah-tengah masyarakat dan hanya mau ditransmigrasi atau dikembalikan asset, menurut Mikron, pihaknya menyerahkan hal itu kementerian pusat.
"Kalau untuk poin satu dan dua kami bisa penuhi, tapi untuk poin tiga, kami serahkan ke pemerintah pusat," ujar Mikron.
Ketujuh eks Gafatar yang satu kepala keluarga ini, lanjut Mikron, sementara ini, akan ditampung di rumah perlindungan sosial di Kelurahan Bukit Merapin, Kecamatan Gerunggang.
"Mereka sementara ini, kami tampung maksimal satu minggu. Mereka akan diberikan pencerahan, baik dari MUI, pihak kepolisian, kami juga akan memberikan assesment secara psikologis, karena mereka terlihat masih tertekan dan trauma. Kalau sudah pulih, dan sudah bisa berbaur, rencana ada alternatif kita tawarkan mereka tinggal di Rusunawa Pangkalarang selama menunggu arahan selanjutnya baik dari pimpinan maupun dari kementerian pusat," ucap Mikron.
Pantauan bangkapos.com, ketujuh eks Gafatar yang merupakan satu kepala keluarga ini, tiba di Pangkalpinang, sekitar pukul 20.00 WIB mengunakan maskapai Sriwijaya, Sabtu.
Sesampai dibandara, para eks gafatar ini, langsung digiring masuk kedalam mobil Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) milik Dinsosnaker Kota Pangkalpinang menuju ke rumah perlindungan sosial milik Dinsosnaker Kota Pangkalpinang.
Masih Ada Tiga
Mikron mengatakan, selain 14 orang anggota eks Gafatar yang terdata. Ternyata masih ada tiga orang lagi eks Gafatar asal Babel, yakni yang berasal dari Kabupaten Bangka Selatan dua orang dan satu orang asal Pangkalpinang.
"Berdasarkan informasi dan hasil penelusuran kawan kita, selain 14 orang eks Gafatar dari Babel yang telah terdata, ternyata masih ada juga eks anggota Gafatar asal Babel, yakni sebanyak tiga orang," ujar Mikron.
Untuk tiga orang, ini, lanjut Mikron pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Provinsi untuk biaya pemulangannya.
"Mereka ini, sebenarnya mau ikut pulang, mereka saat ini, posisinya sudah di Jakarta, pendataan mereka ini, terlambat, makanya kita berkoordinasi terlebih dulu untuk biaya pemulangan eks Gafatar ini," ucap Mikron. (zky)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/eks-gafatar-tiba-di-tanjungpandan_20160205_222439.jpg)