Hantam Gusung Muara, Kapal Mang Kalok Pun Tenggelam
Mang Kalok (42), nelayan asal Desa Penyamun Kecamatan Pemali, terkena musibah.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Mang Kalok (42), nelayan asal Desa Penyamun Kecamatan Pemali, terkena musibah.
Dia menderita puluhan juta rupiah, karena kapal kayu yang dia gunakan tenggelam menghantam gusung muara saat gelombang besar, Senin (8/2/2016).
Ketua Himpunan Nelayan Indonesia (HNSI), Ridwan dikonfirmasi Bangka Pos Group, Senin (8/2/2016) mengakui, banyak musibah menimpa nelayan.
"Akibat cuaca buruk terjadi kapal tengelam atas nama nelayan, Mang Kalok, umur 42 tahun warga Desa Penyamun. Akibat gelombang tinggi kapal beliau (Mang Kalok) menghantam gusung di Muara Pelabuhan Perikanan Sungailiat," kata Ridwan.
Kondisi kapal Mang Kalok kata Ridwan, mengalami kerusakan sangat kronis. Peralatan tangkap dan mesin kapal ikut tenggelam di muara, namun Mang Kalok dinyatakan selamat..
"Musibah ini mengakibatkan kerusakan kapal, dan Mang Kalok menderita puluhan juta rupiah," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/perahu-tenggelam-dihantam-gelombang_20160208_144949.jpg)