Debit Air di Waduk PAM Kelapa Terus Menipis

Bendungan air Pam Kelapa Kabupaten Bangka, debit airnya kini mengalami penurunan secara drastis, akibat tanggulnya ambrol,

Debit Air di Waduk PAM Kelapa Terus Menipis
Bangka Pos / Riyadi
Bendungan air pam Kelapa Kabupaten Bangka Barat debit airnya kini telah menyusut drastis, akibat tanggul dan jembatannya jebol pekan lalu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bendungan air Pam Kelapa Kabupaten Bangka Barat, debit airnya kini mengalami penurunan secara drastis, akibat tanggulnya ambrol, Senin (8/2/2016) lalu.

Di seluruh hamparan areal bendungan, awalnya sarat dengan air.

Namun setelah jembatan dan tanggulnya jebol, airnya terus menyusut dengan cepat, bahkan cadangan airnnya telah menipis.

Sepekan setelah ambrolnya jembatan dan tanggul Pam Kelapa tersebut, belum ada tanda-tanda, untuk memperbaiki tanggul bendungan, yang baru dilakukan sebatas pembangunan jembatan darurat saja, itupun dilakukan secara bergotong royong oleh masyarakat setempat.

Ketua Lembaga Adat Kecamatan Kelapa Johar megatakan, yang dilakukan pemerintah dan masyarakat, adalah membangun akses jembatan (darurat) dan menimbun sekitar jembatan dulu, karena kalau tidak dibangun jembatan, kegiatan pertanian dan perkebunan masyarakat baik dari Kelurahan Kelapa, Desa Beruas, Mancung dan Sinar Sari akan terhenti.

"Kami berharap, nanti ditindaklanjuti juga untuk perbaikan tanggulnya, karenga kalau tanggul pam nggak ikut dibangun, juga akan mengganggu suplai air di Balai Benih Ikan (BBI) Kelapa," ujar Johar kepada bangkapos.com Senin (15/2/2016).

Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved