Selasa, 14 April 2026

Kasat Narkoba Nyaris Tewas Ditikam saat Ringkus Bandar Sabu

Kasat Narkoba Polres Muaraenim, AKP Bustomi nyaris ditikam saat menangkap bandar narkoba.

Editor: fitriadi
TRIBUNSUMSEL.COM/IKA ANGGRAENI
Wasid (40) warga Desa Tanah Abang Selatan yang diduga bandar narkoba dan nyaris menikam Kasat Narkoba Polres Muaraenim. 

BANGKAPOS.COM, MUARAENIM - Kasat Narkoba Polres Muaraenim, AKP Bustomi nyaris tewas.

Pasalnya dalam operasi penggerebekan terhadap Wasid (40) warga kampung 4 Desa Tanah Abang Selatan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI, ia nyaris ditikam pisau oleh pelaku, Minggu (14/2).

Berdasarkan informasi yang berhasil Tribunsumsel.com himpun, penangkapan terhadap pelaku dilakukan,Sabtu (13/2) sekitar pukul 15.45 WIB.

Wasid diduga merupakan bandar narkoba jenis sabu. Petugas melakukan penyelidikan tentang kebenaran informasi yang disampaikan warga.

Setelah informasi terkumpul, anggota Tim Operasi Antik Musi 2016 dipimpin Kasat Narkoba AKP Bustomi SH melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap Wasid.

Pada saat akan dilakukan penangkapan, Wasid berusaha melarikan diri dengan melompat dari rumahnya.

Nekatnya lagi, pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas dengan berusaha menusukkan pisau ke arah dada kasat narkoba menggunakan sajam jenis pisau.

Beruntung, saat itu kasat narkoba menghindar mundur sambil melakukan tembakan peringatan ke udara, dan berteriak.

"Kami Polisi, lepaskan pisau" ujar Kasat Narkoba.

Namun bukannya menyerah, pelaku sama sekali tidak menggubrisnya dan kembali membabi buta dengan berusaha menusuk dan mengibaskan sajam ke arah kasat narkoba.

Kasat narkobapun kembali menghindar mundur, melihat situasi yang mengancam.

Kemudian petugaspun terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas sebanyak dua kali dan mengenai paha kiri dan lengan kanan pelaku.

Meskipun sudah terluka, pelaku tidak menyerah begitu saja,ia masih berusaha untuk melarikan diri sambil mengibaskan pisaunya.

Melihat hal tersebut kemudian pelaku kembali dilumpuhkan dengan tembakan dan mengenai pinggang sebelah kiri.

Pelakupun ambruk dan terjatuh,namun ia tetap saja tidak mau membuang pisaunya tersebut dari genggamannya.

Setelah diperintahkan petugas untuk melepaskan pisau baru pisau tesebut dilepaskan pelaku.

Setelah situasi aman,pelakupun dibawa ke RSUD HM Rabain Muara Enim guna dilakukan pengobatan dan diamankan petugas Polres Muaraenim untuk diproses secara hukum.

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved