Gubernur Rustam: Lestarikan Budaya Cap Go Meh

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi meminta kepada seluruh komponen masyarakat untuk melestarikan budaya Cap Go Meh.

Perayaan Cap Go Meh di Sungailiat Kabupaten Bangka, Minggu (21/2/2016). (nurhayati) 

MANGGAR, BANGKA POS - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi meminta kepada seluruh komponen masyarakat untuk melestarikan budaya Cap Go Meh.

Hal itu disampaikan Rustam saat menghadiri acara perayaan Cap Go Meh, di Manggar, Belitung Timur, Minggu (21/2).

Acara Cap Go Meh ini dimeriahkan antraksi drum band dan pertunjukkan barongsai.

Pentas drum band dan barongsai dilakukan di depan Warung Kopi Ayung Simpang Empat, Manggar.

"Budaya Cap Go Meh merupakan budaya warga Tionghoa setiap tahun diperingati dan budaya ini perlu dilestarikan untuk mendukung pariwisata di Belitung Timur", kata Rustam, dalam siaran pers yang diterima Bangkapos.com, Minggu (21/2) sore.

Menurut Rustam, Babel banyak sekali budaya yang perlu dilestarikan untuk menunjang pariwisata, setiap orang yang datang ke Babel akan terpesona melihat budaya serta pesona alam kita.

"Dengan pelestarian budaya dapat menangkal provokator yang akan masuk kedaerah kita", ujar Rustam.

Selanjutnya, Rustam mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan antar umat beragama, walaupun kita berbeda-beda namun tetap satu.

Kerukunan antar umat beragama merupakan modal dasar bagi kita untuk membangun daerah.

"Mari kita sukses program pembangunan didaerah walaupun kita berbeda agama, suku maupun budaya", kata Rustam.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved