Operasi PT RBT di Beltim Dikabarkan Berhenti

Sekadar informasi, perusahaan yang tergabung dalam Arta Graha Network itu menutup usahanya yang berkaitan dengan tambang di Babel.

Operasi PT RBT di Beltim Dikabarkan Berhenti
Kompas.com
Ilustrasi: Pengusaha Tomy Winata (kiri) berdiskusi dengan Mari Elka Pangestu (tengah) dan MS Hidayat beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG- (Plt) Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Beltim Harli Agusta menyatakan belum mendapatkan konfirmasi apapun dari smelter (perusahaan peleburan timah) yang beroperasi di Kabupaten Belitung Timur dan berada dibawah bendera PT Refined Bangka Tin (RBT). Konfirmasi yang dimaksud adalah terkait kabar berhentinya operasional PT RBT di Bangka Belitung.

Sekadar informasi, perusahaan yang tergabung dalam Arta Graha Network itu menutup usahanya yang berkaitan dengan tambang di Babel. PT Refined Bangka Tin diketahui memiliki smelter di wilayah Kabupaten Beltim.

Menurut sepengetahun Harli, smelter tersebut masih produktif dan juga memiliki sejumlah luasan IUP di Beltim.

"Belum ada pernyataan apa-apa," ujar Harli kepada Pos Belitung, Selasa (23/2) kemarin.

Kabar penghentian operasionalisasi PT RBT ini disampaikan langsung oleh bos Artha Graha Network Tomy Winata melalui rilis yang diberitakan Kantor Berita Antara dan dikutip bangkapos.com. Alasan berhentinya operasionalisasi PT RBT di Babel adalah komitmen perusahaan untuk menjaga lingkungan.

Alasan lainnya adalah perusahaan mendukung kebijakan pemerintah dan Presiden Jokowi kepada Konvensi Kerangka Kerja PBB untuk perubahan iklim (UNFCCC).

"Ini yang bisa saya sampaikan :RBT adalah bagian dari Artha Graha Network. Beberapa kali, laporan audit menyatakan bahwa tingkat ramah lingkungan disana tidak mencapai apa yang saya harapkan," kata Tomy sebagaimana dikutip bangkapos.com, Selasa (23/2).

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved