Rabu, 8 April 2026

Jalan S Parman Sungailiat Dikembangkan Jadi Kawasan Pecinan

Kabupaten Bangka memang dikenal dengan keindahan pantainya yang berpasir putih

Penulis: edwardi | Editor: edwardi
IST
Ruang terbuka hijau di eks Pasar Mambo Sungailiat 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kabupaten Bangka memang dikenal dengan keindahan pantainya yang berpasir putih, namun para wisatawan ke depannya tidak hanya menikmati keindahan pantai. tetapi juga disuguhi wisata lainnya seperti destinasi agro lada, kawasan pecinan, dan juga kuliner serta keindahan ruang terbuka hijau di eks Pasar Mambo Sungailiat.

‘’Bangka ini unik dengan berbagai macam adat istiadat dan budaya serta dikenal dengan kawasan pantai yang indah. Namun, kedepannya Bangka tidak hanya dikenal dengan pantainya saja,’ kata Fery Insani, Sekda Bangka ketika membuka pelatihan pemandu wisata terpadu beberapa waktu lalu di Tanjung Pesona, Sungailiat.

BACA: Foto Postingan Sang Istri Ini Justru Permalukan Pasha Ungu

Dikatakan Sekda Bangka, Pemda Bangka dibawah kepemimpinan Bupati Tarmizi Saat dan Wakil Bupati Bangka, Rustamsyah akan mengembangkan berbagai sector untuk mendongkrak pariwisata di Kabupaten Bangka, seperti pengembangan destinasi agrowisata lada yang mana lada Bangka adalah nomor satu di Indonesia.

Selain itu juga, akan dikembangkan kawasan Pecinan di Jalan S. Parman di depan eks Bioskop Chandra yang mana kawasan tersebut mempunyai bangunan lama dan juga akan ditampilkan music dan budaya chinese sehingga para wisatawan yang masuk ke areal tersebut bisa merasakan suasan di negeri China.

BACA: Beginilah Nasib 439.956 Honorer Menurut Menpan

Sekda Bangka juga mengatakan untuk kulinernya akan disiapkan di Ruang Terbuka Hijau eks Pasar Mambo, Sungailiat, dimana wisatawan yang menginap di pinggiran pantai bisa menikmati kuliner di pusat kota dengan makanan khas Bangka dengan nuansa modern.

“Pemda Bangka juga menyiapkan infrastruktur jalan, penerangan dan dalam pembangunannya 70 % adalah untuk private dan 30 % untuk masyarakat umum. Selain itu juga, budaya Muharram juga dikembangkan sebagai khasanah Muharram dan juga budaya-budaya lainnya,’’jelas Sekda Bangka.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved