HNSI dan Nelayan Tuding Kades Riau tak Bertanggungjawab
HNSI dan nelayan sangat menyayangkan sikap Kades Riau Zainar dan Kadus Tirus, karena selama ini nelayan selalu dirugikan
Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- HNSI dan nelayan sangat menyayangkan sikap Kades Riau Zainar dan Kadus Tirus, karena selama ini nelayan selalu dirugikan oleh aktifitas TI apung sampai perahunya hilang dan dibakar, tapi kades dan kadus sendiri tidak pernah turun tangan.
Selama ada TI apung ilegal, Kades dan Kadus terkesan melakukan pembiaran, sudah jelas-jelas penambangan ilegal dan nelayan juga jadi korbannya, tapi kades dan kadus yang punya wilayah disini, tapi tidak pernah mengambil tindakan apa-apa.
Kades dan kadus harus bertanggungjawab terhadap hilangnya perahu nelayan ini.
"Bahkan beberapa kali razia TI apung kemarin, kades dan kadus turun saja tidak, tapi yang turun dari masyarakat malah nelayan dan HNSI. Kades dan kadus tidak bertanggungjawab terhadap permasalahan (TI apung ilegal hingga mengakibatkan kerusakan hingga nelaya jadi korban) yang terjadi di desanya, kami dan nelayan minta ketegasan Pak Bupati, untuk mengambil tindakan tegas ke kades dan kadus, karena tidak pernah melakukan tindakan apapun, ini ada apa dengan kades dan kadusnya, ini kan wilayahnya," tandas Ketua HNSI Kecamatan Riausilip Sun Kim kepada bangkapos.com, Jumat (26/2/2016).
Nelayan dan HNSI juga meminta, agar pelaku penambangan diusut tuntas, termasuk pelaku pencurian dan pembakaran perahu nelayan juga diusut tuntas, karena rakyat kecil yang telah dikorbankan, hanya untuk kepentingan pihak-pihak tertentu yang akan mengeruk timah di Sungai Perimping.
"Kami minta kades ikut bertanggungjawab terhadap apa yang dialami nelayan, jangan melakukan pembiaran lagi," tegas Sun Kim.
Kades Riau Zainar belum berhasil dikonfirmasi.
Upaya konfirmasi ke Zainar terus dilakukan. Dihubungi beberapa kali di Jumat (26/2/2016) petang, ponselnya aktif tapi tidak diangkat. Ketika dihubungi lagi hingga beberapa kali, sekitar pukul 19.08 WIB lalu, ponsel Zainar tidak aktif lagi.
Pesan pendek (SMS) yang berisi konfirmasi terkait hal tesebut, juga belum dibalas.
Sebelumnya, Camat Riausilip Saparudin terkejut, mendengar kabar soal perahu nelayan Sungai Perimping hilang lagi dari Dermaga Tirus Desa Riau, Kamis (25/2/2016).
"Waduh, hilang lagi ya. Kenapa bisa begitu, siapa yang melakukannya, itu bagaimana kadesnya sudah turun apa belum, saya berharap Kades dan kadus turun temui masyarakatnya yang lagi ada masalah," ujar Saparudin.
Saparudin akan segera koordinasi dengan Kades Riau Zainar dan Kadus Tirus, untuk turun bersama-sama ke Tirus, guna mengetahui dan menangani persoalan yang terjadi terkait dengan hilangnya dan dibakarnya perahu nelayan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/sun-kim_20151218_153615.jpg)