Solarlite Menu Baru Pertamina Disajikan Tahun Ini

PT Pertamina (Persero) tengah menyiapkan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru bernama Solarlite.

Solarlite Menu Baru Pertamina Disajikan Tahun Ini
TRIBUNJATENG/YAYAN
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) tengah menyiapkan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru bernama Solarlite.

Saat ini, BBM untuk mesin diesel itu masih dalam tahap studi, dan direncanakan dijual mulai semester kedua tahun ini.

VP Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, kini pihaknya masih terus melakukan studi untuk mendapatkan hasil sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan. Sebab, kualitas Solarlite nantinya harus di bawah Pertamina Dex.

"Kami terus uji agar mendapatkan spesifikasi yang sesuai harapan. Targetnya, kami luncurkan tahun ini pada semester kedua. Tepatnya kuartal berapa, saya belum bisa bocorkan karena masih menunggu hasil uji lab," ujar Wianda saat dihubungi KompasOtomotif, Kamis (25/2/2016).

Secara segmentasi, Solarlite akan mengisi ceruk antara Pertamina Dex dan Solar (biasa). Belum dijelaskan, kadar sulfur yang bakal terkandung di dalamnya.

Pasalnya, spesifikasi ini nantinya bakal menjadi acuan bagi konsumen, khususnya mereka yang memiliki kendaraan pribadi bermesin diesel dengan teknologi common rail.

Setelah uji lab, lanjut Wianda, langkah yang harus dilakukan selanjutnya oleh Pertamina adalah mendaftarkan Solarlite ke Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas).

"Setelah mendaftarkan nama itu, Solarlite mulai kita jual, tetapi secara bertahap seperti saat dulu menjual Pertalite," kata Wianda.

Wianda melanjutkan, karena level spesifikasi yang berada di bawah Pertamina Dex, harganya pun pasti lebih murah. Setelah hasil pengujian dan pendaftaran ke Ditjen Migas, maka harga jualnya segera ditentukan.

"Sekarang ini, Pertamina Dex dijual Rp 9.600 per liter. Pasti di bawah itu harganya. Namun, saya belum bisa bocorkan berapa karena kami juga belum menentukan. Yang jelas lebih murah. Bisa jadi, beda sama seperti penentuan harga Pertalite dengan Pertamax atau dengan Premium," ujar Wianda.

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved