Senin, 1 Juni 2026

Ivan Haz Nangis Dijenguk Ayahnya

Hamzah Haz membawa sejumlah makanan kesukaan Ivan Haz, saat membesuknya di Rutan Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Tayang:
Editor: fitriadi
Kompas.com/Akhdi martin pratama
Anggota DPR RI Fraksi PPP, Ivan Safriansyah alias Ivan Haz mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (29/2/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Keluarga besar mantan Wakil Presiden Hamzah Haz membawa sejumlah makanan kesukaan Ivan Haz, saat membesuknya di Rutan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (2/3/2016) siang.

Makanan tersebut di antaranya sayur asam dan ikan asin.

"Tadi selain Bapak Hamzah Haz dan ibu, ada juga kakaknya dan suadaranya yang besuk. Tadi mereka bawa makanan kesenangannya, sayur asem sama ikan asin," kata kuasa hukum Ivan Haz, Tito Hananta Kusuma, saat berbincang dengan Tribun usai menemani keluarga Hamzah Haz membesuk Ivan Haz.

Kunjungan tersebut diwarnai obrolan hangat dan tangis haru.

Tito menceritakan, selain menanyakan kondisi kesehatan, Hamzah Haz juga menyampaikan beberapa pesan untuk anaknya yang saat ini menjalani proses hukum dan penahanan di kepolisian. Di antaranya agar Ivan tidak melupakan salat, berdoa dan berserah diri kepada Allah SWT.

"Pesan ayahanda agar Mas Ivan tabah menghadapi cobaan dan musibah. Mas Ivan menjaga kesehatan, bertawakal dan selalu ingat shalat," kata Tito mengulangi pesan Hamzah untuk Ivan Haz.

Selain itu, Hamzah Haz juga meminta anaknya itu agar tetap berkomunikasi dan tidak menutup diri perihal masalah yang dihadapinya ini dengan dirinya selaku orangtua, dengan fraksi atau partai dan penasihat hukum.

Ivan Haz mencium tangan dan memeluk hangat orangtua tercintanya itu saat awal ditemui di ruangan. Haru tangis pecah dalam pertemuan orangtua dan putranya itu.

"Yah, tadi kangen-kangenan, ngobrol heart to heart ayah dan anak. Dia terbilang anak yang dekat dengan orangtua," terang Tito.

Dan Ivan Haz pun tak kuasa menahan tangis saat mendapatkan pesan dari orangtuanya itu.

Apalagi, kasus yang menimpanya ini secara tidak langsung berdampak secara psikis ke orangtua tercintanya itu. "Iya, ada suasana haru," ujarnya.

Keluarga Hamzah Haz meninggalkan gedung Ditreskrimum seusai sekitar satu jam membesuk Ivan Haz.

Hamzah Haz dan istri yang kini telah lanjut usia itu tampak tertatih saat menuruni anak tangga gedung Ditreskrimum.

Sejumlah kerabat anggota Paspampres berupaya membantu keduanya berjalan saat 20-an wartawan berusaha mendekat untuk mewawancarainya.

Tak banyak yang disampaikan oleh Ketua Umum ke-4 PPP itu perihal pertemuannya dengan Ivan Haz.

Ia hanya berujar, apa yang dialami putranya dan keluarga besarnya ini adalah musibah. Dan semua ini adalah bagian dari takdir Tuhan.

"Kehidupan itu Allah yang mengatur," ucapnya.

Ia mengajak semua pihak yang simpati agar mendoakan putranya itu diberi ketabahan dalam menjalani hari demi hari proses hukum di kepolisian.

Lantas, mantan wapres era Megawati Soekarnoputri yang kini berusia 76 tahun itu berucap, "Mudah-mudahan saya dalam menghadapi musibah ini, saya bisa kuat. Saya serahkan kepada kepolisian."

Hamzah Haz jadi jaminan

Tim kuasa hukum Ivan Haz akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan kepada aparat Polda Metro Jaya.

Tito Hananta, kuasa hukum Ivan Haz, mengatakan keluarga Hamzah Haz, tim kuasa hukum, fraksi PPP, dan konstituen atau pemilih siap sebagai penjamin.

"Menjamin Mas Ivan Haz tak akan melarikan diri, tak akan menghilangkan barang bukti dan tak akan mengulangi perbuatan," tutur Tito, Rabu (2/3/2016).

Dia menjelaskan, penangguhan penahanan merupakan hak semua tersangka yang berhak mendapatkan.

Penangguhan dilakukan agar yang bersangkutan dapat menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat.

"Iya, ini masih berproses tentunya ada syarat-syarat yang harus kami lengkapi. Yang jelas Mas Ivan kooperatif," katanya.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved