Ular Sabak 7 Meter Tangkapan Angboi dan Topan Dibeli Ahmadi Sofyan

Dua pemuda Desa Kemuja, Angboi dan Topan, menaklukan seekor ular Sabak atau Sanca sepanjang tujuh meter

Ular Sabak 7 Meter Tangkapan Angboi dan Topan Dibeli Ahmadi Sofyan
IST
Ular Sabak sepanjang tujuh meter berhasil di tangkap di sungai Desa Kemuje Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM, MENDOBARAT -- Dua pemuda Desa Kemuja, Angboi dan Topan, menaklukan seekor ular Sabak atau Sanca sepanjang tujuh meter, Selasa (1/3) sore. Keduanya bertemu binatang melata itu dalam perjalan mereka ke kebun.

Ketika melewati tepian sungai, Angboi melihat seekor ular Sabak sedang melingkar di Tuguk (tempat menangkap ikan, red) di tengah sungai. Melihat ular besar melingkar, ternyata tidak membuat Angboi dan Topan cuit nyalinya. Sebaliknya, kedua pemuda ini terjun ke sungai menghampiri ular tersebut.

Mereka berdua bahu-membahu menangkap ular Sanca yang sedang istirahat di atas Tuguk. Angboi berusaha memegang kepala ular, sementara Topan berusaha menangkap bagian ekor ular.

"Mereka berdua berusaha melawan ular yang terusik. Meski sempat melawan, namun ular tersebut berhasil ditaklukan Angboi dan Topan," ujar Ahmadi Sofyan, menceritakan proses penangkapan ular yang dilakukan Angboi dan Topan, Rabu (2/3) siang.

Untuk menaklukan ular besar ini, Angboi dan Topan harus berjibaku selama lebih dari satu jam. Mereka juga terpaksa menggunakan tali untuk mengikat kepala ular agar tidak menggigit.

"Selanjutnya kami membutuhkan lebih dari 1 jam juga untuk memasukkan ular ini ke dalam karung guna di bawa. Jadi kami berdua membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk menaklukan ular ini," ujar Ahmadi Sofyan menirukan ucapan Angboi.

Ular ini ditangkap di kelekak atau tebet Nek Koi yang tidak jauh dari desa Kemuja. Sayangnya kondisi ular ini mengalami cacat (lecet) yang cukup panjang di bagian ekor sedari awal (sebelum ditangkap).

Jadi tontonan gratis

Diceritakan Ahmadi Sofyan, ketika Ia datang ke lokasi penangkapan sekitar pukul 00.00 WIB di tengah-tengah kebun sawit yang tak jauh dari Desa Kemuja, masih banyak masyarakat yang mengerumuni ular tersebut. Bahkan menurut seorang warga, Loi, mengatakan semenjak habis maghrib ratusan warga datang ke tempat ular besar ini diletakkan.

"Ratusan warga kampong kumpol di sini, karena penasaran" ujar salah satu warga Kemuja, Loi.

Rabu kemarin, ular tersebut dibawa menggunakan mobil ke kelekak belakang Masjid, untuk jadi tontonan masyarakat.

Ular tersebut dibeli Ahmadi Sofyan untuk nantinya dipelihara atau dilepas, tapi sebelumnya akan dijadikan tontonan masyarakat. Hingga berita ini ditulis, ular tersebut masih menjadi tontonan gratis warga Desa Kemuja.

"Selame ne kami cuma nenger kisah ade urang nempoh ular besak, tapi sekarang ko baru melihat langsung. Padahal umor ko lah tua macem ne (Selama ini kami hanya mendengar cerita ada orang menemukan ular besar. Tetapi sekarang saya bisa melihat langsung)," ujar seorang warga Desa Kemuja. (doi)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved