Belasan Buaya Sering Berjemur Dipinggir Kolong Gudem

Yudi alias Jos (42) bertindak nekat. Ia memasukan tangan kanannya ke dalam mulut buaya yang baru dia tangkap.

Belasan Buaya Sering Berjemur Dipinggir Kolong Gudem
Bangka Pos / Fery Laskari
Warga Pemali tangkap buaya 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Yudi alias Jos (42) bertindak nekat. Ia memasukan tangan kanannya ke dalam mulut buaya yang baru dia tangkap.

Sedangkan tangan kiri memegang rahang reptil ganas itu, dibantu warga, di sekitar Kolong Gudem Desa Pemali, Kecamatan Pemali Bangka, Senin (7/3).

Rupanya Jos sedang berupaya melepaskan mata pancing yang tersangkut dalam perut buaya. Setelah setengah jam berusaha, akhirnya upayanya itu berhasil.

Jos mengeluarkan pancing dari mulut buaya menggunakan tangan, berlapis potongan pipa paralon.

Penangkapan buaya ini bermula saat Jos melihat banyak buaya berjemur di bibir Kolong Gudem. Kolong itu berada sekitar 70 meter dari rumahnya.

Jos yang memiliki dua orang anak masih berusia 4 hingga 6 tahun khawatir buaya akan mendekat pekarangan rumahnya.

Apalagi jumlah buaya di kolong ini diperkirakan mencapai belasan ekor. Walau tak punya pengalaman sebagai pawang, namun Jos memberanikan diri menangkap binatang buas tersebut.

Senin dinihari, dia menyiapkan pancing terbuat dari jari-jari roda sepeda motor. Jari-jari roda itu ia bengkokan membentuk pengait bermata ganda, lalu diikat menggunakan tali nilon, yang biasa digunakan untuk jemuran baju.

Pancing buatan ini ia ikat pada seekor itik hiduplalu diletakan di tepian kolong agar disambar buruan.

"Rupanya, paginya waktu saya periksa, umpan itik yang saya pasang sudah tak ada lagi di bibir kolong. Pancing saya ditarik buaya hingga ke dasar kolong. Lalu saya tarik tali pancing bersama adik ipar saya, Jaya," kata Jos.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved