Mantan Kakor Brimob Irjen Rum Murkal Bakal Maju Pilgub Babel
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung 2010-2012 ini memang dikenal sebagai sosok Kapolda yang sangat dekat dengan masyarakat
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Inspektur Jenderal Pol HM Rum Murkal, nama dan sosoknya tidak asing lagi bagi masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung 2010-2012 ini memang dikenal sebagai sosok Kapolda yang sangat dekat dengan masyarakat dan berbagai kalangan, termasuk media.
Tidak mengherankan ketika harian BANGKA POS membuka polling pembaca calon Gubernur dan Wakil Gubernur 2012, nama Rum Murkal ada pada posisi diatas dan sangat diperhitungkan.
Pada Jum’at (11/3/2016) secara tidak sengaja Jenderal bintang dua yang pernah menjabat sebagai Kepala Korps Brimob ini bertemu dengan wartawan Bangka Pos saat sedang menunaikan sholat Jum’at di Masjid Jamik Kota Pangkalpinang.
BACA : INILAH TRAILER AADC 2, FILMNYA bakal TAYANG 28 APRIL 2016
INILAH TRAILER AADC 2, FILMNYA bakal TAYANG 28 APRIL 2016===> http://goo.gl/K44kG4Dalam teasernya yang berdurasi...
Dikirim oleh Bangka Pos pada 14 Maret 2016
Selesai sholat Jum’at, para jama’ah begitu antusias bersalaman dan menyapa sosok Kapolda Babel yang dikenal ramah ini.
Silaturahmi serupa dengan sholat Jum’at keliling Masjid di Kepulauan Bangka Belitung merupakan hal yang sudah biasa dilakukannya, ketika menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bangka Belitung.

Hampir seluruh Masjid terutama di Kota Pangkalpinang tak pernah terlewatkan, bahkan juga sekolah, pesantren dan Perguruan Tinggi.
Penampilan Rum saat bertemu harian ini tidak ada yang berubah.
Gayanya dalam bersilaturahmi tetaplah seperti dulu (saat masih Kapolda), ramah dan penuh senyum keakraban.
BACA : PREDIKAT CC untuk AKUNTABILITAS PEMPROV DKI Jadi VIRAL di MEDSOS
PREDIKAT CC untuk AKUNTABILITAS PEMPROV DKI Jadi VIRAL di MEDSOS===> http://goo.gl/aMoefCApalagi santer tentang Pilkada DKI yang akan dilaksanakan di tahun 2017.
Dikirim oleh Bangka Pos pada 14 Maret 2016
Jema’ah Masjid Jamik Kota Pangkalpinang pun tidak merasa sungkan bercengkerama.
Masih banyak jamaah yang tahu kalau itu adalah Pak Rum, sosok Kapolda yang dikenal paling dekat dengan masyarakat.
Rum Murkal pun ramai mendapat sambutan dan jabatan tangan jema’ah. Beberapa jamaah pun sempat mengobrol, dan mengatakan:
“Pak Rum, maju ya jadi calon Gubernur, kami siap mendukung dan memilih Pak Rum” ungkap beberapa jama’ah yang disambut senyum khas Rum.
“Insya Allah, mohon do’a-nya bapak-bapak ya” jawab Pak Rum dengan ramah menyapa jama’ah.
Harian ini pun juga tidak mau ketinggalan mencoba menghampiri sosok Jenderal yang dikenal ramah, murah senyum namun tegas.
Ternyata beliau masih ingat dengan nama-nama beberapa wartawan yang menghampirinya.
“Adik-adik wartawan bagaimana kabarnya nih?” justru Sang Jenderal yang menyapa para wartawan terlebih dahulu dengan disambut senang oleh beberapa wartawan yang menyalami beliau.
Selanjutnya untuk kepentingan wawancara, M Rum Murkal mengajak wartawan ngobrol sambil menikmati kopi di sebuah warkop di Kota Pangkalpinang.
Nah, apa betul sih sosok Jenderal bintang dua ini ingin maju mencalonkan diri pada Pemilihan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung 2017, berikut petikan wawancara harian ini, Dodi Hendriyanto.
Wah, Pak Rum nampaknya masih sering ke Bangka ya?
Alhamdulillah, saya masih sering pulang ke Bangka, walaupun saya sudah tidak menjabat sebagai Kapolda Babel lagi sejak 2012. Tetapi Bangka Belitung bagi saya adalah kampung halaman. Aktivitas padat di Jakarta tidak membuat saya lupa akan negeri Serumpun Sebalai ini. Saya tidak bisa lepas dari Bangka Belitung, anak dan cucu saya disini, selain itu saya juga menanam ubi dan membangun pabrik tapioka bersama kawan-kawan sebagai penunjang perekonomian alternatif pasca timah untuk masyarakat. Saya ingin berbuat kepada masyarakat Babel.
Ngomong-ngomong, benar nggak sih Pak, kabarnya mau nyalon Gubernur Babel 2017. Soalnya kami dengar bapak sudah intensif jalin silaturrahmi pada komponen-komponen sosial masyarakat di Babel?
Begini ya adik-adik wartawan..., kita ini hidup di alam demokrasi, untuk menghadapi dinamika Pilgub 2017, saya juga mendapat banyak masukan dan pertimbangan para sahabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda di Bangka Belitung dan Jakarta. Saya juga melihat dinamika Pilgub DKI yang mana kita coba melihat DKI yang ramai saat ini. Apakah Yusril Ihza Mahendra sudah dapat partai? Belum kan? Apakah Adhiyaksa Dault sudah? Sandiaga Uno bahkan Ahok sekalipun? Semuanya belum kan? Nah, saya mencoba melakukan ini, saya banyak didorong oleh teman-teman agar segera mendeklarasi ke publik di Bangka Belitung untuk ikut serta dalam Pilgub nanti.
Jadi, intinya Pak Rum siap?
Sangat siap! Tuliskan saja bapak Rum Murkal siap jadi calon Gubernur Kepulauan Bangka Belitung 2017. Kenapa harus ragu-ragu apalagi malu-malu. Tapi ingat, saya tidak kepedean alias terlalu percaya diri, saya juga akan mengukur diri dan berusaha untuk mendapatkan masukan dan dukungan masyarakat luas, terutama Partai politik. Itu penting sekali. Tidak hanya bermodalkan popularitas, tapi juga elektabilitas.
Apa yang mendorong Bapak siap mencalonkan diri menjadi Gubernur Bangka Belitung?
Pertama, kecintaan saya terhadap negeri Serumpun Sebalai ini yang memiliki potensi yang indah dan membangkitkan perekonomian masyarakat. SDM (Sumber Daya Manusia) kita bagus, SDA (Sumber Daya Alam) kita sangat memadai, tinggal kemauan dan pengalaman kepemimpinan kita bagaimana mengolah hal tersebut. Yang kedua, saya pernah menjadi Kapolda di sini sejak tahun 2010 -2012 sehingga saya tahu bagaimana Bangka Belitung seharusnya. Ketiga, saya didorong banyak tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda bahkan masyarakat biasa setiap bertemu meminta untuk maju menjadi Gubernur dan saya yakin bahwa dengan kemampuan leadership yang saya miliki saya mampu menjadi Gubernur Bangka Belitung.
Terus, adakah yang menjadi pertimbangan lain?
Iya. Sangat penting dipertimbangkan adalah partai politik, lalu partisipasi masyarakat kita. Kalau dalam bahasa politik, elektabilitas. Partai dan partisipasi masyarakat (elektabilitas) harus selaras. Makanya saya tidak ragu-ragu lagi bahwa saya menyatakan siap untuk maju. Insya Allah dengan mengucapkan bismilllahirrahmaanirrahiim saya menyatakan siap maju dalam Pilgub Bangka Belitung 2017. Adik-adik wartawan menjadi saksinya ya....
Lantas pendekatan (approach) pada partai sudah sejauh mana?
Saya intens melakukan pendekatan dengan beberapa partai yang memungkinkan mendukung dan mengusung saya. Partai tidak bisa diremehkan, di alam demokrasi seperti ini kita sangat memerlukan dukungan partai dan inilah demokrasi yang benar. Saya merasa partai lebih tepat untuk menjadi pendukung dan pengusung. Saya akan mengikuti mekanisme partai yang ada, terus melakukan pendekatan-pendekatan. Mohon do’anya ya agar saya segera mendapat dukungan partai politik.
Untuk pasangan bagaimana?
Kalau soal pasangan saya serahkan kepada partai pendukung. Saya ini selalu terbuka, transparan dan siap dengan siapa pun karena saya merasa tidak pernah bermasalah dengan siapapun, serta bisa berpasangan dengan siapapun juga. Yang penting dengan putra daerah Bangka Belitung.
Dalam sebuah polling media BANGKA POS, dukungan pada Pak Rum nampaknya cukup tinggi? Apakah ini yang mendorong untuk maju?
Begini ya, dalam polling pembaca BANGKA POS itu saya sangat berterima kasih sama masyarakat dan BANGKA POS. Saya sendiri tidak banyak tahu soal itu, tapi masyarakat banyak yang memberitahu bahwa nama saya masuk ke dalam polling bahkan lumayan tinggi. Saya sangat berterima kasih dan saya merasa masyarakat ternyata masih mengenal saya dan mendorong saya untuk maju melalui hal demikian (Polling BANGKA POS).
Tetapi untuk mencalonkan itu semua harus mengikuti mekanisme partai dan bila dukungan terus mengalir, Insya Allah saya semakin memantapkan hati untuk terus maju.
Terus soal Pak Rum bukan asli orang Bangka Belitung bagaimana?
Ahok dan Yusril kelahiran Bangka Belitung jadi Gubernur juga nyalon Gubernur di DKI. Arifin Ilyas orang Bangka Belitung pernah 2 periode menjadi Bupati di Sleman Yogyakarta dan banyak lagi contoh lainnya. Iya, saya memang bukan kelahiran Bangka Belitung, tapi saya kelahiran Sumatera Bagian Selatan, yang juga masuk didalamnya adalah Bangka Belitung. Saya tidak pernah pesan lahir dimana, andaikata boleh memesan, saya kepengen lahir di sini. Tetapi saya memiliki sejarah hidup di Bangka Belitung. Lebih dari 2 tahun saya bertugas sebagai Kapolda disini. Dari sinilah saya menjadi tahu bahwa masyarakat Bangka Belitung sangat pluralis dan demokratis. Walaupun saya bukan dilahirkan di Bangka Belitung, tapi saya tahu banyak tentang Bangka Belitung dan saya siap berkompetisi. Niat saya karena ingin membangun Bangka Belitung dan ingin membuktikan bahwa masyarakat Bangka Belitung adalah masyarakat modern yang cerdas serta demokratis. Saya yakin masyarakat Bangka Belitung yang cerdas tidak mempersoalkan putra daerah atau bukan, yang penting kepercayaan dan pengalaman kepemimpinan seorang calon.
Bagaimana kesan Pak Rum tentang Gubernur-Gubernur yang sudah menjabat maupun yang sedang menjabat?
Mereka semua adalah orang baik dan telah berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Saya mengenal Hudarni Rani, Eko Maulana Ali dan Gubernur sekarang Rustam Effendi. Mereka adalah pemimpin-pemimpin kita yang telah berbuat untuk Bangka Belitung. Setiap mereka memiliki kelebihan dan kekurangan. Secara personal saya tidak berhak menilai apa kelebihan dan kekurangan mereka, tapi masyarakat luas-lah yang berhak melakukan itu. Hanya saja karena saat menjabat sebagai Kapolda, Gubernurnya dimasa Pak Eko, jadi saya ikut merasakan dan juga banyak belajar melalui kepemimpinan Pak Eko. Dalam pandangan saya beliau sangat dewasa, bijaksana, sosok negarawan dan sangat dekat dengan berbagai kalangan masyarakat. Dengan Hudarni Rani saya bersahabat, begitu juga dengan Rustam Effendi, Gubernur kita sekarang ini. Mereka semua adalah sahabat-sahabat saya.
Apa sudah membentuk Timses?
Secara resmi sih belum, tapi dukungan dari kampung-kampung yang siap menjadi Timses sudah banyak. Insya Allah dalam waktu dekat kita bentuk secara resmi dan terstruktur hingga ke tingkat RT/RW. Timses saya adalah semua masyarakat dari berbagai kalangan yang ingin bergabung, termasuk kalian juga ya. Siapa yang ingin mendukung mari sama-sama kita bergabung dalam komunitas “RUMAH BABEL”. Rumah Babel adalah rumah kita semua untuk berbuat dan membangun Negeri tercinta ini. Negeri Serumpun Sebalai bermakna Serumpun adalah satu ikatan kekeluargaan dan Sebalai adalah wadah atau rumah untuk bernaung. Disinilah filosofi dari komunitas “RUMAH BABEL” yang saya maksud. Insya Allah dalam waktu dekat kita deklarasi “RUMAH BABEL” ini. Mohon do’anya ya, semoga saya bisa memberikan yang terbaik untuk Rumah kita Bangka Belitung tercinta.... (*)
PREDIKAT CC untuk AKUNTABILITAS PEMPROV DKI Jadi VIRAL di MEDSOS===> http://goo.gl/aMoefCApalagi santer tentang Pilkada DKI yang akan dilaksanakan di tahun 2017.
Dikirim oleh Bangka Pos pada 14 Maret 2016
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/irjen-pol-rum-murkal_20160314_194637.jpg)