Warga Belitung Ini Pilih Asuransi Swasta Jika Iuran BPJS Naik

Jika iuran sudah mencapai Rp 80 ribu per bulan, warga Belitung ini lebih baik memilih asuransi swasta.

Warga Belitung Ini Pilih Asuransi Swasta Jika Iuran BPJS Naik
Posbelitung.com/Dede Suhendar
Suasana antrian pasien di lorong ruang poli RSUD dr Marsidi Judono, Tanjungpandan, Senin (14/3/2016). 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Berdasarkan Perpres Nomor 19 Tahun 2016 mengenai perubahan Perpres Nomor 12 Tahun 2013 Tentang Jaminan Kesehatan, iuran BPJS Kesehatan mulai naik terhitung mulai 1 April 2016.

Mulai dari kelas I dari Rp 59.500 jadi Rp 80.000, kelas II Rp 42.500 jadi Rp 51.000 dan kelas III Rp 25.500 jadi Rp 30.000 perbulan perorangan.

Yudi, warga Desa Air Merbau, Belitung, selaku peserta BPJS Mandiri, menilai kenaikan tersebut menjadi beban tersendiri. Jika iuran sudah mencapai Rp 80 ribu per bulan, dia lebih baik memilih asuransi swasta.

"Berat lah kalau sudah segitu, perbandingan preminya tidak jauh berbeda dengan asuransi swasta. Malah kalau swasta tidak dipakai bisa jadi tabungan, sedangkan BPJS ini kan tidak," ujarnya saat ditemui posbelitung.com di RSUD dr Marsidi Judono, Tanjungpandan, Senin (14/3/2016).

Selain itu, kata Yudi, pelayanan yang diberikan BPJS masih jauh berbeda dengan asuransi swasta.

"Hitungannya, kalau Rp 60 ribu sih masih masuk, tapi kalau di atas itu mendingan ikut asuransi swasta. Bedanya kan cuman di awal saja agak berat, tapi perbulannya tergantung paket yang kita pilih," kata Yudi.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved