PT KAI Buka 1.144 Lowongan Pekerjaan

PT KAI mulai membuka penerimaan pegawai untuk memenuhi kebutuhan SDM bagi KA Trans Sulawesi.

PT KAI Buka 1.144 Lowongan Pekerjaan
gettyimages.ie
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sedang menggarap jalur kereta api pertama di Sulawesi.

Jalur KA sepanjang 145 kilometer yang akan menghubungkan Kota Makassar-Parepare ini ditargetkan beroperasi pada 2018 mendatang.

Presiden RI, Joko Widodo, saat meninjau lokasi pembangunan jalur tersebut pada November 2015 berpesan agar nantinya PT KAI-lah yang menjadi operator kereta api Trans Sulawesi.

"Presiden juga berpesan agar PT KAI memberdayakan potensi yang dimiliki putra-putri daerah di Sulawesi dengan merekrut mereka sebagai pegawai yang nantinya akan mengoperasikan kereta api Trans Sulawesi," kata VP Corporate Communication PT KAI, Agus Komarudin, Kamis (24/3/2016).

Untuk memenuhi kebutuhan SDM bagi KA Trans Sulawesi, PT KAI mulai membuka penerimaan pegawai.
Total kebutuhan SDM untuk operasional KA Trans Sulawesi ini sebanyak 1.144 pegawai.

Kebutuhan pegawai itu akan dipenuhi dengan beberapa gelombang rekrutmen yang akan digelar PT KAI di Sulawesi.Untuk tahap awal, PT KAI bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin, Makassar menggelar job fair pada 28-29 Maret 2016 di Gedung Baruga Andi Pangerang Peta Rani, kampus Universitas Hasanuddin Tamalanrea, Makassar.

Pada tahap awal ini, PT KAI akan menerima 179 pegawai dengan rincian 70 orang untuk calon masinis KA Trans Sulawesi dan 109 orang untuk administrasi yang akan ditempatkan di seluruh wilayah kerja PT KAI.

Penerimaan pegawai ini terbuka untuk lulusan D3 dan S1 dan diutamakan bagi putra-putri daerah yang berdomisili di wilayah Sulawesi.

Dari job fair ini KAI berharap dapat menjaring putra putri terbaik daerah untuk membangun perkeretaapian Indonesia, khususnya di kawasan Sulawesi.

Adapun ketentuan penerimaan calon pegawai untuk KA Trans Sulawesi adalah sebagai berikut:

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved