Pramugara Dipukul

Kasus Pramugara Dipukul Penumpang, Damai Usai Diperiksa Polisi

Kasus pemukulan terhadap pramugara Maskapai NAM Air IN 9880 dari Palembang tidak dilanjutkan.

Kasus Pramugara Dipukul Penumpang, Damai Usai Diperiksa Polisi
Bangka Pos / Agus Nuryadin
Korban Nirwan Pramugara Crew Maskapai (tengah), DM Sriwijaya Air Pangkalpinang Sherly Astura (kiri) dan AKP May Diana Sitepu (kanan) dalam memberikan keterangan pers di Kantor Polsek Pangkalanbaru 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasus pemukulan terhadap pramugara Maskapai NAM Air IN 9880 dari Palembang tidak dilanjutkan.

Karena korban Nirwan salah seorang Pramugara maskapai tersebut memberikan permohonan maaf kepada penumpang yang merupakan sebagai pelaku pemukulan.

"Kami sudah melakukan perdamaian dengan pelaku," ungkap Nirwan Pramugara kepada bangka pos.com, Rabu (6/4/2016) di Polsek Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah.

Dalam pernyataan damai, Nirwan didampingi District Manager Sriwijaya Air Pangkalpinang Sherly Astura serta Stasion Manager Sriwijaya Air Bandara Depati Amir, Kian Se dan Kapolsek Pangkalanbaru AKP May Diana Sitepu.

Pemeriksaan korban pemukulan Nirwan dan dua orang saksi serta terlapor di Ruang Kanit Reskrim Polsek Pangkalanbaru.

Pemeriksaan berakhir sekitar Pukul 14.20 WIB.

Nirwan menjelaskan untuk kasus pemukulan distop. Karena ia bersama pelaku sudah berdamai.

Dalam perdamaian antara Nirwan dan pelaku Andi yang juga diwakili pihak Managemen dalam hal ini DM Sriwijaya Air.

"Kita sepakat berdamai, dan kasus ini untuk tidak dilanjutkan," ujar Nirwan.

Korban Nirwan menjelaskan, peristiwa pemukulan saat sebelum lepas landas dari Bandara Internasional Sulthan Machmud Badaruddin II di Palembang.

"Saat itu kejadiannya saya menyenggol kaki penumpang dan saat itu saya langsung minta maaf. Mungkin pada waktu itu bapak itu lagi tidur dan reflek memukul dan sudah minta maaf," ungkap Nirwan dalam keterangan juga didampingi Kapolsek Pangkalanbaru AKP May Diana Sitepu. (Rya)

Penulis: agusrya
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved