Bayi 5 Bulan Tewas Ditendang Ayahnya yang Mabuk

Bayi berumur lima bulan meregang nyawa ditendang oleh ayah kandungnya sendiri.

Bayi 5 Bulan Tewas Ditendang Ayahnya yang Mabuk
TRIBUN TIMUR/WA ODE NURMIN
Ramli, ayah kandung dari Alfaidil, bayi yang meninggal setelah ditendang kini sudah ditangkap dan diamankan di Mapolsek Bontomarannu, Gowa, Kamis (14/4/2016). 

BANGKAPOS.COM, SUNGGUMINASA - Beginilah jika minuman keras sudah menguasai kesadaran, bahkan anak kandung sendiri jadi sasaran kekerasan akibat pengaruh minuman keras.

Korban itu adalah Alfaidil. Bayi yang berasal dari Desa Bollangi, Kecamatan Pattalasang, Gowa itu, baru berumur lima bulan. Namun harus meregang nyawa lantaran ditendang oleh ayah kandungnya sendiri, Ramli, Rabu (13/4/2016).

Ibu korban, Kasturi (25), saat ditemui di IGD RSUD Syekh Yusuf Gowa, sambil terisak mengatakan jika kejadian tersebut terjadi sekira pukul 19.00 wita.

Alasannya karena sang suami tidak suka mendengar suara anaknya menangis ketika dalam kondisi mabuk.

"Memang begitu kalau mabuk. Suka pukul anaknya. Tidak suka dengar suara menangis kalau mabuk," katanya sambil terisak.

Setelah menendang, Ramli kata Kasturi pergi meninggalkan rumah. Hingga berita ini diturunkan, Kasturi sendiri belum mengetahui apa akan melaporkan suamiya itu.

Perempuan kurus itu kemudian membawa kembali jasad anak keduanya ke rumah duka untuk dimakamkan esoknya.

Pihak rumah sakit melalui Kepala Seksi Pelayanan Medik, dr. Suriyadi, saat dihubungi, mengatakan belum bisa memberikan banyak keterangan terkait penyebab pasti kematian korban.

"Biasanya kalau begitu kita takutnya nanti salah memberi keterangan dan bisa mengaburkan informasi polisi," katanya.

Namun dari informasi yang didapat tribun di rumah sakit, pelaku menendang korban pada bagian dada.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved